TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Barat (Sulbar) menyiapkan langkah lanjutan setelah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem memberikan rekomendasi kepada Hj. Fatmawati sebagai calon Wakil Gubernur Sulbar.
Nama Fatmawati tidak sempat diusulkan dalam rapat koalisi partai pengusung karena Ketua DPW NasDem Sulbar melakukan walk out dari rapat tersebut.
Ketua DPW Partai NasDem Sulbar, Dirga A.P. Singkarru, mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan menyampaikan surat usulan secara institusional kepada Gubernur Sulbar Suhardi Duka.
Baca juga: NasDem Beberkan Alasan Usung Hj Fatmawati Jadi Bakal Calon Wakil Gubernur Sulbar
Baca juga: NasDem Usung Fatmawati, Pengamat Sebut Ada Kalkulasi Salim Effect untuk 2029
Surat tersebut akan memuat nama Fatmawati yang telah mendapatkan rekomendasi dari Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh dan Sekretaris Jenderal DPP NasDem.
"NasDem akan mengusulkan surat usulan kepada Gubernur secara institusi partai politik," kata Dirga saat diwawancarai Tribun-Sulbar.com usai konferensi pers, Minggu (23/8/2026).
Menurutnya, surat tersebut nantinya menjadi bahan pertimbangan dan referensi bagi Gubernur Sulbar dalam proses pengisian jabatan Wakil Gubernur Sulbar yang ditinggalkan almarhum Salim Mengga.
Dirga juga menanggapi adanya perbedaan pandangan dalam rapat koalisi terkait mekanisme pengusulan calon Wakil Gubernur Sulbar.
Ia menyebut perbedaan tersebut berkaitan dengan regulasi yang digunakan oleh masing-masing pihak.
Dirga menjelaskan, dalam pembahasan tersebut terdapat pihak yang menggunakan Undang-Undang KPU sebagai dasar.
Sementara itu, rapat gabungan partai politik menggunakan PKPU Nomor 10 Tahun 2024 dan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60 Tahun 2024.
Menurut Dirga, perbedaan pandangan tersebut merupakan hal yang wajar dalam dinamika politik.
Karena tidak menemukan titik temu saat memperdebatkan regulasi yang akan digunakan, ia pun melakukan walk out dari rapat koalisi pada Jumat (21/8/2026).
Dirga mengatakan, sikap tersebut membuat pihaknya tidak mengetahui secara langsung proses hingga penetapan hasil rapat tersebut.
Meski berbeda pandangan mengenai mekanisme pengusulan calon, Dirga menegaskan NasDem tetap menjadi bagian dari Koalisi Sulbar Maju.
Saat ditanya mengenai kemungkinan nama Fatmawati tidak diakomodasi dalam proses pengusulan calon Wakil Gubernur Sulbar, ia menyerahkan keputusan akhir kepada Gubernur Sulbar.
Menurutnya, posisi NasDem saat ini adalah menjalankan kewenangan partai dengan tetap menjaga hubungan dalam koalisi.
Dirga menegaskan NasDem akan tetap menjaga marwah dan nama baik partai sebagai bagian dari koalisi yang terbentuk dalam Pilkada Sulbar 2024.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Baiq Sukma Widiawati