Tragis! Pendaki 17 Tahun Asal Karanganyar Ditemukan Tewas di Puncak Sejati Gunung Sumbing
Vincentius Jyestha Candraditya August 24, 2026 10:16 AM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pendaki asal Kabupaten Karanganyar, Dude Kurniawan Pasha (17), ditemukan meninggal dunia di area Puncak Sejati Gunung Sumbing, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Minggu (23/8/2026). 

Pemuda asal Colomadu itu sebelumnya sempat dinyatakan hilang setelah terpisah dari dua temannya saat turun dari puncak.

Dude merupakan warga Dusun Krobyongan, RT 04/RW 02, Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunSolo.com, Dude bersama dua temannya, Fatahilah (17) dan Rangga Dwi Arianto (17), tiba di Basecamp Gunung Sumbing Banaran pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

Rencana Pendakian dengan Sistem Tektok

Ketiganya kemudian beristirahat sebelum memulai pendakian. Mereka berencana melakukan pendakian dengan sistem tektok, yakni naik dan turun gunung tanpa bermalam di atas.

Sekitar pukul 23.30 WIB, rombongan berangkat dari basecamp menggunakan ojek menuju jalur pendakian. Kondisi ketiganya saat itu dilaporkan sehat.

Baca juga: Nasib Apes Rombongan Open Trip Lawu Karanganyar, Turun dari Gunung Malah Celaka

Rombongan kemudian mendaki melalui jalur Banaran menuju Puncak Sejati.

Namun, perjalanan ketiganya tidak berlanjut bersama. Pada Sabtu (22/8/2026), Rangga hanya melanjutkan pendakian hingga kawasan sabana sebelum memutuskan turun ke basecamp bersama pendaki lainnya.

Sementara Dude dan Fatahilah terus melanjutkan perjalanan hingga Puncak Sejati.

Setelah mencapai puncak, keduanya turun sekitar pukul 13.00 WIB. Saat perjalanan turun, mereka memilih jalur berbeda.

Terpisah dari Rekan

Dude kemudian mencari jalur sendiri melalui tebing di bawah Puncak Sejati sisi utara. Dalam perjalanan tersebut, ia terpisah dari Fatahilah.

Saat terakhir terlihat, Dude mengenakan pakaian serba hitam, topi hitam dengan sedikit coretan putih dan membawa logistik berupa dua roti Aoka.

Fatahilah yang menyadari Dude tidak kunjung kembali kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Basecamp Banaran. Pencarian terhadap Dude langsung dilakukan hingga malam hari.

Baca juga: TKI Asal Karanganyar Tewas Tenggelam di Jepang, LPK Pastikan Hak Korban Terpenuhi : Sedang Diproses

Upaya pencarian membuahkan hasil pada Minggu pagi. Sekitar pukul 07.00 WIB, SAR Kabupaten Temanggung mendapat informasi bahwa Dude ditemukan di area Puncak Sejati dalam kondisi meninggal dunia.

Sebanyak 10 personel kemudian bergerak menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi sekaligus membawa logistik.

Sekitar pukul 11.00 WIB, jenazah berhasil dievakuasi hingga Pos 4 jalur Banaran. Satu jam kemudian, jenazah telah sampai di Pos 3.

Tim kemudian melakukan droping logistik dan kantong jenazah. Jenazah tiba di basecamp sekitar pukul 13.54 WIB sebelum diteruskan ke RSUD Kabupaten Temanggung.

Jenazah Dude kemudian dibawa ke rumah duka di Dusun Krobyongan, Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Minggu sore.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.