TRIBUNWOW.COM - Rekening Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu atau AMPB, Supriyono alias Botok, yang disebut berisi dana Rp80,9 juta tiba-tiba diblokir menjelang rencana aksi pada 27 Agustus 2026.
Bank Mandiri menyatakan pemblokiran dilakukan atas permintaan aparat penegak hukum.
Botok mengaku kaget setelah mengetahui rekening miliknya tidak dapat digunakan.
Menurutnya, dana tersebut merupakan gabungan uang pribadi dan donasi dari sejumlah pihak untuk kebutuhan operasional serta logistik aksi.
Dalam video yang beredar di media sosial, Botok memperlihatkan saldo tertahan melalui aplikasi mobile banking miliknya.
"Rekening saya, uang pribadi saya, dan uang donasi dari teman-teman, totalnya Rp80,9 juta diblokir. Ada buktinya ini," ujar Botok, Sabtu (22/8/2026).
Pemblokiran tersebut terjadi menjelang rencana aksi Aliansi Rakyat Indonesia Bersatu atau ARIB di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026.
Aksi tersebut rencananya membawa tuntutan pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor.
Baca juga: Politisi PDIP Sindir Bank Mandiri seusai Pembekuan Rekening Aktivis Pati: Ngaco dan Norak
Botok memastikan aksi tetap berjalan meski dana yang disiapkan untuk operasional tertahan.
Menurut Botok, peserta aksi akan mengandalkan gotong royong untuk memenuhi kebutuhan selama berada di Jakarta.
Ia juga mengatakan kedatangan mereka bertujuan menyampaikan aspirasi.
Selain rekening, Botok menyebut sejumlah akun media sosial pentolan AMPB juga mengalami pemblokiran permanen.
Sejumlah kreator konten asal Pati turut mengaku unggahan mengenai rencana aksi 27 Agustus mengalami pembatasan.
Di sisi lain, Bank Mandiri memberikan tanggapan terkait pemblokiran rekening tersebut.
Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami nasabah.
Adhika menegaskan pemblokiran rekening dilakukan atas adanya permintaan dari aparat penegak hukum atau APH.
Bank Mandiri juga menyatakan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dalam setiap layanan perbankan.
Namun, Bank Mandiri belum menjelaskan secara rinci perkara maupun alasan spesifik di balik permintaan pemblokiran rekening tersebut.
Hingga kini, belum diketahui sampai kapan pemblokiran rekening milik Botok akan berlangsung. (*)