Empat Remaja Tenggelam di Pantai Tuturuga Minahasa, Ini Imbauan BPBD Minahasa dan Basarnas Sulut
Ventrico Nonutu August 24, 2026 04:36 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Empat orang remaja terseret arus laut di Pantai Tuturuga, Ranowangko II, Kecamatan Kombi, Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu (22/8/2026).

Saat itu tiga orang dievakuasi oleh warga setempat.

Sedangkan satu remaja lain, pencariannya hingga keesokan hari.

Upaya pencarian terhadap Kenzy Lengkong (17), akhirnya membuahkan hasil pada Minggu (23/8/2026).

Kenzy ditemukan setelah tim gabungan melakukan pencarian dan penyisiran di kawasan pantai tersebut. 

Pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa, Basarnas, TNI Angkatan Laut, Koramil, Polsek, serta unsur terkait lainnya.

Kepala BPBD Minahasa, Shandro Mogot, mengatakan penanganan kejadian orang hilang akibat tenggelam di Pantai Tuturuga dapat terlaksana melalui koordinasi dan kerja sama berbagai pihak.

"Sinergitas, kolaborasi dari stakeholder, baik kami dari Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui BPPD, Basarnas, dan unit pos TNI Angkatan Laut, serta Koramil dan Polsek, bahkan unsur yang ada," jelasnya.

Menurut Shandro, kolaborasi antarinstansi menjadi bagian penting dalam proses pencarian korban.

Pemerintah Kabupaten Minahasa juga menyampaikan duka atas kejadian tersebut.

"Maka tentunya melalui Pemerintah Kabupaten Biasa, Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati Minahasa tentunya turut berduka cita atas meninggalnya korban dari tenggelam di pantai," jelas dia.

Pantai Tuturuga di Ranowangko II merupakan salah satu kawasan wisata perairan di Minahasa.

Kondisi arus dan ombak yang dapat berubah sewaktu-waktu menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan oleh pengunjung maupun pengelola wisata.

Shandro meminta pelaku usaha pariwisata untuk meningkatkan perhatian terhadap keselamatan pengunjung di lokasi wisata perairan.

"Untuk itu, pemerintah juga berharap kepada pelaku-pelaku usaha untuk senantiasa menjaga keamanan dari para pengunjung yang ada di lokasi-lokasi wisata seperti yang ada di Pantai Tuturuga."

"Agar supaya memitigasi akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," jelasnya.

BPBD Minahasa, lanjut Shandro, juga rutin mengingatkan para pelaku usaha agar menyediakan informasi keselamatan bagi pengunjung.

Imbauan tersebut dapat disampaikan melalui baliho maupun informasi lainnya yang berkaitan dengan kondisi dan potensi bahaya di kawasan wisata.

Sementara itu, Kepala Basarnas Sulawesi Utara, George Mercy Randang, mengimbau seluruh pelaku usaha pariwisata agar meningkatkan pengawasan terhadap pengunjung, terutama di kawasan wisata perairan.

Pengelola wisata juga diminta membekali petugas dengan pengetahuan dan keterampilan Search and Rescue (SAR), termasuk Bantuan Hidup Dasar (BHD).

Kemampuan tersebut dinilai penting agar petugas dapat memberikan pertolongan pertama secara cepat dan tepat sebelum Tim SAR tiba di lokasi.

“Kecepatan dalam memberikan pertolongan pertama sangat penting untuk menyelamatkan nyawa. Karena itu, kami mendorong seluruh pengelola wisata untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kompetensi petugasnya dalam menghadapi kondisi darurat,” ujar George Mercy Randang.

(TribunManado.co.id/Amg)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.