Banjarbaru (ANTARA) - Helikopter water bombing berjibaku membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus menyala hebat pada Senin siang di ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

"Helikopter water bombing memang difokuskan di ring 1 bandara karena lahan yang terbakar juga mendekati perumahan penduduk," kata Kepala Subbid Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel Ariansyah.

Tugas helikopter menjatuhkan bom air ke titik-titik yang sulit dijangkau Satgas Darat.

Area yang terbakar di sekitar Guntung Damar, wilayah lahan gambut di Kecamatan Landasan Ulin.

Beruntung ada sumber air di danau sekitar yang masih bisa dimanfaatkan helikopter untuk pemadaman.

Selama satu bulan terakhir, Kalsel mengoperasikan total tiga helikopter water bombing bantuan BNPB memiliki kapasitas angkut air hingga 4.000 liter.

Armada tersebut terdiri dari helikopter MI-8AMT/RA-22834, UH-60L/N711BF, serta AS332C1 Super Puma/PK-DAN.

Kemudian yang terbaru ada tambahan lagi satu helikopter water bombing pergeseran dari operasi di Riau.

Kemudian operasi pemantauan udara turut didukung helikopter patroli jenis Bell 206 Jet Ranger serta pesawat patroli C208B-EX.