Tribunlampung.co.id, Jawa Barat - Detik-detik mencekam bocah SD di Bandung, Jawa Barat digigit anjing Pitbull pada Minggu (23/8/2026) sore terekam kamera pengawas Closed Circuit Television (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa brutal itu terjadi di kompleks Grand Cendana Residence, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Rekaman CCTV atas peristiwa anjing Pitbull menyerang bocah SD viral di media sosial. Bahkan menimbulkan trauma mendalam bagi warga kompleks perumahan.
Bocah yang menjadi sasaran penyerangan anjing Pitbull tersebut diketahui berinisial BIAK (9). Beruntung ada warga yang menolong korban saat peristiwa mencekam itu terjadi.
Ilyas Pratama (33), warga setempat, menceritakan detik-detik mencekam saat dirinya baru saja tiba di rumah seusai bepergian bersama keluarganya.
Setelah memarkirkan mobil, Ilyas dikagetkan oleh teriakan histeris warga di area jalan perumahan. Semula, ia mengira kegaduhan tersebut dipicu oleh aksi pencurian.
Namun, kepanikan Ilyas berlipat ganda lantaran anak kandungnya tengah bermain di luar bersama korban yang usianya sebaya.
"Pas saya keluar, ternyata anak itu sudah tergeletak digigit anjing pitbull. Awalnya saya waswas dan khawatir sekali, takutnya yang jadi korban itu anak saya sendiri," kata Ilyas saat diwawancarai di lokasi kejadian, Senin (24/8/2026).
Setelah bolak-balik memastikan baju dan sandal korban yang berbeda dengan milik anaknya, pria berambut kuncir yang mengenakan kaus abu-abu dalam rekaman CCTV tersebut langsung mengambil tindakan spontan untuk menyelamatkan korban.
"Saya ambil barang apa saja yang terlihat, lalu dilemparkan ke arah anjing supaya memicu hewan itu pergi. Ada yang lempar tempat sampah, warga lain juga lempar kayu. Durasi penggigitannya sekitar 2 sampai 3 menit, anjingnya sempat dua kali lepas-gigit lagi karena dilempari warga," ujarnya.
Usai anjing tersebut melarikan diri ke arah luar gerbang perumahan, Ilyas bergegas mengangkat tubuh korban yang sudah bersimbah darah.
"Wajahnya sudah tidak terlihat karena tertutup darah, dan telinganya saya lihat sudah robek. Saya panik sambil berteriak menanyakan anak siapa ini. Karena ayah korban belum keluar rumah, korban saya baringkan sebentar di teras, lalu saya langsung keluarkan mobil untuk membawa korban ke IGD Rumah Sakit Welas Asih bersama ayahnya," ujar Ilyas.
Ilyas mengungkapkan, insiden brutal yang disaksikan secara langsung oleh anak-anak perumahan tersebut memicu trauma mendalam.
"Anak saya trauma berat sampai sekarang karena melihat langsung temannya digigit sampai berdarah banyak. Semalam tidurnya gelisah, sering terbangun, dan sekarang lebih banyak melamun," ucapnya.
Ia pun berharap peristiwa ini menjadi atensi serius bagi para pemilik hewan peliharaan berisiko tinggi agar lebih tertib dan memperketat pengamanan peliharaannya.
"Pemilik anjing, terutama jenis pitbull, harus punya atensi lebih untuk menjaga peliharaannya. Kalau ada perizinan atau persyaratan khusus, tolong dipenuhi agar kejadian seperti ini tidak berulang lagi," tegas Ilyas.(*)
Baca Selengkapnya Kronologi Bocah Digigit Pitbull Terekam CCTV, Warga Panik Beri Pertolongan, Begini Kondisi Korban