Nasib Penjual Bendera Musiman, Kehilangan Tas Berisi Uang Rp57 Juta saat Tertidur
Robertus Didik Budiawan Cahyono August 24, 2026 08:19 PM

Tribunlampung.co.id, Jawa Timur - Nasib sial dialami penjual bendera musiman asal Blitar, Pitono (29) saat tertidur di lapaknya di pinggir Jalan Jolotundo, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur pada Selasa (11/8/2026) dini hari.

Dia kehilangan tas ransel berisi uang tunai Rp57,5 juta yang sebagian besar merupakan milik investor. Tas itu diduga dicuri saat Pitono tertidur.

Kejadian ini membuat Pitono yang tengah berjuang mencari penghasilan harus menelan pil pahit karena menderita kerugian.

Saat kejadian, Pitono bersama ayahnya tengah beristirahat di lapak sederhana yang mereka gunakan untuk berjualan berbagai ornamen perayaan Agustusan.

Tas ransel yang berada di samping tubuh Pitono berisi uang tunai sekitar Rp57,5 juta. Selain uang, di dalamnya terdapat sejumlah dokumen berharga seperti KTP, kartu ATM, dan surat kepemilikan kendaraan.

Lapak yang ditempati Pitono dan ayahnya berupa tenda sederhana tanpa sekat yang memadai. Di sekelilingnya, berbagai ornamen perayaan kemerdekaan, seperti bendera dan pernak-pernik Agustusan, dipajang untuk dijual.

Bisnis musiman tersebut bukan hal baru bagi keluarga Pitono. Usaha berjualan atribut kemerdekaan itu telah ditekuni orangtuanya selama lebih dari 10 tahun.

Tertidur dengan Tas sebagai Bantal

Malam itu, Pitono mengaku tertidur dalam kondisi tas ranselnya berada tepat di samping tubuh. Tas tersebut bahkan digunakan sebagai bantal ketika dirinya beristirahat.

"Saya ketiduran, tasnya itu ada di samping saya, buat tidur, pakai bantal, gak keras, bangun tidur tas sudah hilang," ujar warga asal Kecamatan Doko, Blitar, Jatim itu, saat dihubungi TribunJatim.com, pada Minggu (23/8/2026).

Pitono baru mengetahui tasnya hilang ketika terbangun sekitar pukul 04.00 WIB. Saat hendak mengambil tas yang sebelumnya digunakan sebagai bantal, barang tersebut sudah tidak berada di tempatnya.

Ia kemudian berusaha mencari petunjuk dengan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dari rekaman tersebut diketahui, tas miliknya diduga diambil seorang pria sekitar pukul 02.30 WIB.

Pelaku Terekam CCTV Berjalan Santai

Dalam rekaman CCTV, pria yang diduga sebagai pelaku terlihat berjalan kaki di trotoar sekitar lokasi. Ia disebut memiliki postur tubuh tinggi, mengenakan jaket merah, celana abu-abu, dan sandal jepit.

Pria tersebut tampak berjalan santai sambil membawa tas ransel milik Pitono di bagian depan tubuhnya.

"Pelaku belum ketangkep. Inisial R. Orang sekitar situ. Banyak yang tahu warga sekitar, dia warga sekitaran situ. Pelaku jalan kaki. Kata warga dia residivis ya sama kasus yang sama," ungkapnya.

Pitono mengatakan, hingga kini pria yang diduga membawa tas tersebut belum tertangkap. Ia berharap aparat kepolisian segera menemukan pelaku dan mengembalikan barang-barang yang hilang.

Uang Rp57 Juta Milik Investor

Kehilangan tersebut membuat Pitono harus menghadapi persoalan finansial yang cukup berat. Sebab, sebagian besar uang yang berada di dalam tas bukan merupakan uang pribadinya, melainkan dana milik para investor usaha dagang atribut Agustusan tersebut.

Dari total uang yang hilang sekitar Rp57,5 juta, hanya sekitar Rp500 ribu yang merupakan uang pribadi Pitono. Sisanya merupakan uang milik investor yang harus dipertanggungjawabkannya.

"Total yang punya orang Rp57 juta. Uang pribadi Rp500 ribu. Uang investor. Ya masih minus, masih cari solusi, penjualan kemarin belum nutupi," katanya.

Kondisi tersebut membuat Pitono harus mencari solusi untuk mengganti kerugian para investor. Terlebih, hasil penjualan atribut dan bendera Agustusan yang telah dilakukan sebelumnya belum mencukupi untuk menutup seluruh kerugian.

Sudah Dilaporkan ke Polisi

Kasus pencurian tersebut telah dilaporkan Pitono kepada kepolisian. Laporan dibuat di Mapolsek Tambaksari.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pria yang terekam CCTV membawa tas tersebut.

"Sudah lapor Polisi, di Mapolsek Tambaksari. Orangnya masih kabur, masih dalam pencarian," pungkasnya.(*)

Baca Selengkapnya Tas Berisi Uang Jadi Bantal, Pedagang Bendera Asal Blitar Bangun-bangun Kehilangan Rp57,5 Juta

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.