SMP Katolik Anda Luri Turun Jelan Galang Donasi untuk Korban Gempa Flores, Terkumpul Rp18 Juta
OMDSMY Novemy Leo August 25, 2026 01:33 PM

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - SMP Katolik Anda Luri di Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, menggelar aksi peduli untuk korban gempa bumi di Flores, Provinsi NTT, Senin (24/8/2026). 

Dalam aksi itu, para pelajar menggalang donasi dan terkumpul lebih dari Rp18 juta.

Aksi yang diberi nama “Cahaya untuk Flores” tersebut diawali dengan ibadah bersama antara siswa dan para guru di halaman depan Gereja Paroki Sang Penebus Wara Waingapu.

Disaksikan Pos Kupang, ratusan pelajar SMP bersama guru dan tenaga kependidikan mengenakan pakaian serba hitam dengan dibaluti selendang Sumba.

Mereka tampak khusyuk mendengar renungan singkat dari Pater Matheus Tunu, CSsR yang memimpin ibadah tersebut. 

Pater Matheus Tunu memberikan renungan tentang peristiwa gempa Flores dan pentingnya solidaritas untuk membantu para korban pulih dari bencana tersebut.

Setelah selesai ibadah, lilin dinyalakan, lalu para pelajar berbaris menuju ruas Jalan MT Haryono, persis di depan gereja tersebut.

Selain menyalakan lilin, kegiatan itu diisi dengan penampilan monolog dan musik akustik.

Sembari lilin dinyalakan dan musik dimainkan, kotak donasi disodorkan oleh para pengurus Osis SMP Anda Luri kepada para pengendara yang melintas di jalan tersebut.

Informasi yang diperoleh, aksi peduli Flores itu berlangsung kurang lebih tiga jam dan mendapatkan donasi sebanyak Rp18.069.500.

Dalam aksinya itu, para pelajar selain didampingi para guru, juga oleh personel polisi dari Polres Sumba Timur hingga acara selesai.

Kepala Sekolah SMP Anda Luri, Stefani Ndiha Hamapati, mengatakan aksi bertajuk “Cahaya untuk Flores” itu digerakkan oleh pengurus OSIS dan para guru.

Stefani mengatakan, kegiatan ini lahir dari keprihatinan anak-anak di sekolah terhadap warga di Flores yang terdampak langsung akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,7 pada 15 Agustus lalu.

“Dengan kegiatan ini, anak-anak bisa berbagi karena di sana mereka membutuhkan uluran tangan kita, dan anak-anak kami dorong untuk memberi dari kekurangan,” katanya.

Ia pun berharap agar para korban gempa Flores tetap kuat dan meyakini bahwa Tuhan tidak meninggalkan mereka di saat ini.

“Doa saya mereka harus kuat dan yakin bahwa Tuhan tidak meninggalkan mereka,” ujarnya.

Ketua Osis SMP Anda Luri, Yustina Anggraini Lie, mengaku bangga dengan teman-temannya yang ikut dalam aksi peduli tersebut. Dengan aksi itu, kata dia, kepedulian mereka berwujud menjadi aksi nyata.

“Saya bangga dengan teman-teman. Dengan aksi ini kami bisa menyalurkan rasa peduli kami terhadap keluarga dan kerabat kami di Flores,” ungkapnya.

Sementara itu, Pater Matheus Tunu CSsR menyebut aksi itu sangat positif. 

Aksi peduli ini membangun rasa empati dan kepedulian anak-anak sekolah terhadap mereka yang mengalami musibah.

“Ini salah satu kegiatan yang positif sebagai bentuk rasa peduli kita terhadap orang yang sedang mengalami bencana khususnya saudara-saudara kita di Flores. Ini juga membangun diri anak-anak tentang rasa empati, rasa peduli dengan sesama yang sedang mengalami musibah,” katanya. (dim)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.