Cuaca Panas Bikin Tanaman Kering, Harga Cabai di Pasar Gumumae Tembus Rp. 120 Ribu per Kilogram
Mesya Marasabessy August 25, 2026 02:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Cuaca panas dan minimnya hujan mulai berdampak terhadap harga cabai di Pasar Rakyat Gumumae, Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku.

Harga cabai kini menjadi salah satu komoditas yang mengalami kenaikan paling signifikan di pasar tersebut.

Pedagang Pasar Rakyat Gumumae, Mama Lan, mengatakan harga cabai rawit saat ini telah mencapai Rp. 120 ribu per kilogram.

Sementara cabai keriting dijual dengan harga Rp. 100 ribu per kilogram.

"Cabai keriting Rp. 100 sekilo, kalau cabai rawit yang paling mahal, Rp. 120 sekilo," ujarnya saat ditemui lapak jualannya, Selasa (25/8/2026).

Menurutnya, kenaikan harga cabai tersebut terjadi karena kondisi cuaca yang panas dan tidak adanya hujan.

"Tidak ada hujan, jadi harganya naik. Kondisi sekarang panas, banyak tanaman yang kering bahkan," katanya.

Baca juga: Tinjau Lokasi Kebakaran di Seram Utara Barat, Masyarakat Diminta Tak Buka Lahan Dengan Cara Membakar

Baca juga: 100 Hektar Lahan Terbakar di Seram Utara Barat, Termasuk Lahan Cengkeh, Cokelat juga Kelapa

Menurut Mama Lan, tanaman yang mengalami kekeringan membuat hasil cabai yang tersedia ikut berkurang.

Berkurangnya hasil tanaman kemudian membuat pasokan cabai ke pasar ikut terbatas.

Kondisi tersebut akhirnya berdampak terhadap harga yang harus dibayar.

"Kalau tanaman kering, cabai yang didapat juga semakin sedikit. Kalau di pasar harga semua masih aman, cuman cabai yang paling naik drastis karena sudah mulai langka," jelasnya.

Ia menegaskan, kondisi cabai yang mulai langka menjadi salah satu alasan harga komoditas tersebut mengalami kenaikan cukup tinggi.

Kenaikan harga tersebut cukup signifikan jika dibandingkan dengan kondisi pada awal Agustus 2026.

Berdasarkan pantauan TribunAmbon.com pada Minggu (9/8/2026), harga cabai rawit ketika itu masih berada di kisaran Rp. 80 ribu per kilogram.

Sementara cabai keriting masih dijual sekitar Rp. 60 ribu per kilogram.

Dengan harga saat ini, cabai rawit mengalami kenaikan sekitar Rp 40 ribu per kilogram dalam kurun waktu sekitar 16 hari.

Begitu pula cabai keriting yang mengalami kenaikan sekitar Rp. 40 ribu per kilogram pada periode yang sama.

Sebelumnya, pada bulan lalu harga cabai rawit masih berada di kisaran Rp. 50 ribu per kilogram.

Sedangkan cabai keriting masih dijual sekitar Rp. 40 ribu per kilogram.

Pedagang berharap hujan segera turun sehingga tanaman cabai yang masih bertahan dapat kembali tumbuh dan menghasilkan.

"Kalau hujan turun, mudah-mudahan cabai kembali banyak dan harga bisa turun," tutupnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.