Sepi Pengunjung Hingga Berjualan saat Tanggal Merah, Pedagang Pasar Mardika Kembali di Luar Gedung
Mesya Marasabessy August 25, 2026 04:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Pedagang pasar Mardika kembali berjualan di area parkiran dan pintu masuk gedung. 

Padahal situasi yang kerap diperingatkan dan menjadi perhatian pemerintah. 
 
Namun, ternyata ada keluhan lain selain melawan pengelola pasar.

Yakni jualan yang tak laris. 

Kondisi pasar yang sepi pengunjung menjadi ironi bagi pedagang kecil yang menggunakan tempat di dalam gedung. 

Pantauan TribunAmbon.com, Selasa (25/8/2026), pedagang memenuhi area parkiran tepat di depan gedung. 

Mereka menjajakan dagangan seperti sayur mayur, perbumbuan, dan buah-buahan. 

Payung-payung juga terlihat terbuka membentang di pintu masuk gedung. 

Masih terasa pembeli di lantai satu dan dua gedung, lantas bagaimana dengan lantai tiga?, tempatnya los pakaian. 

Area ini menjadi minim yang dikunjungi pembeli, hal ini disampaikan ibu Asni (49), yang terpaksa bolak balik lantai tiga ke lantai satu untuk berjualan. 

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Bau Bau ke Ternate: 29 dan 31 Agustus 2026, Segini Tarifnya!

Baca juga: Harga Cabai di Pasar Mardika Mahal Rp. 120 per Kilogram, Pedagang : Pasokan Kurang

Ia harus mengangkut hingga bayar buruh untuk mengangkut dagangannya ke area parkiran untuk di jual murah. 

Sangat miris, namun apalah daya jika tak mengambil langkah berani.

Asni mengungkapkan hal ini terpaksa dilakukannya saat libur dan ketidakhadiran  petugas Satpol-PP. 

"Tanggal merah, hari libur seng (tidak) ada petugas makanya katong obral di bawah, karena diatas seng (tidak) laku (laris)," cetusnya.

Situasi ini diperburuk dengan kenaikan retribusi gedung yang akan diberlakukan per tanggal 1 September 2026 mendatang. 

Dirinya berharap pemerintah mencari solusi dan mempertimbangkan berbagai aspek terutama pada pedagang. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.