TRIBUNPALU.COM - Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, mengajak kader HMI untuk melupakan kepentingan sesaat dan kebencian demi kepentingan bangsa.
Ajakan itu digaungkan dalam sesaat setelah jalan sehat KAHMI di Lapangan Pengayoman, Kementerian Hukum RI, Jl Rasuna Said, Kuningan, Minggu, 23 Agustus 2026.
“Pendirian HMI demi kepentingan bangsa dan mempertahankan Negara Kesatuan RI," kata Supratman melalui rilis diperoleh TribunPalu.com, Selasa (25/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Menkum mendorong KAHMI untuk membuat forum yang tidak hanyak membicarakan kasus per kasus, tapi persoalan bangsa dan rakyat secara menyeluruh.
"Terlalu Kecil Bangsa ini kalau setiap kasus kita “diskusikan” sampai berdarah-darah," tutur Supratman.
Baca juga: Menkum RI Resmikan 2.017 Pos Bantuan Hukum di Seluruh Desa dan Kelurahan se-Sulteng
Secara khusus Menkum juga meminta kepada masyarakat dan keluarga besar KAHMI dan juga media untuk menyampaikan kritik terhadap kementerian yang dipimpinnya
"Setiap hari jumat saya menyediakan forum pengaduan publik, yang disiarkan secara live, tandanya pemerintahan terbuka dan terus berbenah," ucap Supratman.
Menurut Supratman, cara ini adalan cara mengubah birokrasi dan membuka diri sekaligus meminta partisipasi publik.
Demi terciptanya tatanan birokraksi yang baik, Menkum mengajak masyarakat untuk turut membantu Presiden dalam pengawasan birokrasi.
Selain dihadiri Menteri Hukum, Diskusi dan Jalan Sehat KAHMI juga diikuti Menko Hukum, HAM dan Imipas Yusril Ihza Mahendra, Hakim Konstitusi MK Arsul Sani, Dirjen Imigrasj Hendarsam Marantoko serta tokoh-tokoh lainnya.(*)