Rute Bus Damri dari Tulungagung Akan Diperpanjang Sampai Pantai Serang Blitar
Rendy Nicko August 25, 2026 05:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Pemkab Blitar menyambut baik rencana operasional Bus Damri dengan rute dari Tulungagung menuju ke Pantai Serang, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. 

Rencana operasional Bus Damri itu diharapkan dapat mendongkrak kunjungan wisata dan perekonomian di Kabupaten Blitar. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar, Puguh Imam Santoso mengatakan, rencana operasional Bus Damri di Kabupaten Blitar itu merupakan proyek strategis nasional untuk kawasan pariwisata.

Program itu melanjutkan rute Bus Damri yang awalnya dari Pacitan sampai ke Tulungagung diperpanjang sampai Pantai Serang di Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar.

Baca juga: Tim Selawat Asal Blitar dan Tulungagung Sabet Juara 1 Festival Selawat U-18 di Trenggalek

"Program itu masuk proyek strategis nasional untuk kawasan pariwisata. Rencana operasional Bus Damri dari Tulungagung ke Pantai Serang di Kabupaten Blitar diagendakan pada 2027," kata Puguh, Selasa (25/8/2026). 

Dikatakannya, General Manager Bus Damri Ponorogo dan Area Manager Bus Damri Surabaya sudah datang ke Kabupaten Blitar untuk melakukan survei rute. 

Rute yang disurvei, yaitu, dari Stasiun Tulungagung lewat Jembatan Ngujang 1, lalu menuju ke Srengat Kabupaten Blitar melewati Markas Sabilu Taubah milik Gus Iqdam dan Rest Area Hand Asta Sih, kemudian berhenti di Terminal Tipe A Patria Blitar. 

Dari Terminal Tipe A Patria Blitar rute berlanjut ke tempat wisata edukasi Kampung Coklat dan finish di Pantai Serang.

"General Manager Damri Ponorogo bersama Area Manager di Surabaya sudah ketemu dengan kami dan Insyaallah program itu sudah dianggarkan di Kemenhub pada 2027," ujarnya.

Info terakhir, kata Puguh, rencana operasional Bus Damri rute Tulungagung-Blitar untuk sementara dianggarkan selama enam bulan.

Selama operasional itu, akan dilakukan evaluasi termasuk melihat okupansi penumpang Bus Damri rute Tulungagung-Blitar. 

"Kalau okupansinya bagus, operasionalnya bisa ditambah setahun atau malah diperpanjang," katanya. 

Puguh belum tahu berapa tarif Bus Damri dari Tulungagung-Blitar. Sementara, tarif Bus Damri Tulungagung-Pacitan Rp 21.000.

"Bus Damri ini agkutan subsidi, sementara tarif Tulungagung-Pacitan Rp 21.000. Kalau untuk di Blitar kami belum tahu tarifnya berapa," ujarnya.

Ia menyatakan, pada prinsipnya Pemkab Blitar menyambut baik dan mendukung program tersebut. 

Dishub juga sudah mengusulkan rute yang akan dilewati Bus Damri dari Tulungagung sampai ke Blitar. 

Baca juga: Wacana PPPK Guru Jadi PNS, PGRI Trenggalek Soroti Potensi Kegaduhan Batas Usia 35 Tahun

Ia berharap, dengan opersionalnya Bus Damri dapat mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Blitar. 

Dishub juga sudah berkomunikasi dengan sejumlah pengelola tempat wisata yang akan dilewati rute Bus Damri. 

"Termasuk (komunikasi) dengan Gus Iqdam, beliau malah minta bisa tidak bus masuk ke sana (pondok), kalau itu tergantung dari Damri. Tapi, dengan adanya itu, warga dari Pacitan dan sekitarnya bisa memanfaatkan Bus Damri untuk ikut pengajian rutin di Gus Iqdam," pungkasnya.

(Samsul Hadi/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.