Kebakaran Arjuno-Welirang Capai 146 Hektare, Water Bombing Digencarkan
Luqman Rimadi August 26, 2026 01:00 AM

Liputan6.com, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur memperkuat operasi water bombing untuk mempercepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Kabupaten Pasuruan.

Hingga Selasa (25/8/2026), area terdampak kebakaran mencapai 146,85 hektare.

Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto mengatakan pemadaman masih dilakukan melalui jalur darat. Operasi udara juga dikerahkan menggunakan helikopter PK-DAP berkapasitas 1.000 liter untuk menjangkau titik api yang sulit diakses petugas.

"Pada tanggal 21 sebetulnya api sempat padam, tetapi karena cuaca api menyala lagi, sehingga mulai saat itu kami melaksanakan water bombing hingga hari ini," kata Gatot dalam keterangannya di Pasuruan, Selasa (25/8/2026).

Hingga Selasa, operasi water bombing telah dilakukan sebanyak delapan sortie dengan total 8.000 liter air. Penyiraman udara difokuskan pada dua titik api di bawah puncak Gunung Arjuna yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Selain menjatuhkan air, tim juga memanfaatkan penerbangan helikopter untuk memantau kondisi kawasan terdampak. Pemantauan dilakukan untuk memastikan lokasi titik api sekaligus membantu menentukan penanganan berikutnya.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Jatim, luas area terdampak karhutla di kawasan Gunung Arjuna-Welirang hingga Selasa mencapai 146,85 hektare.

 

Pemadaman Lewat Jalur Darat

Proses Water Bombing Gunung Arjuno- Welirang Terkendala Faktor Cuaca
Proses Water Bombing Gunung Arjuno- Welirang Terkendala Faktor Cuaca

Sekitar 30 personel gabungan juga masih melakukan pemadaman melalui jalur darat. Petugas bergerak dari Jalur Pendakian Sumber Brantas, Kota Batu, dan Tretes, Kabupaten Pasuruan.

Vegetasi yang terbakar mayoritas berupa cemara gunung, alang-alang, dan semak belukar.

Penanganan karhutla melibatkan BPBD Kabupaten Pasuruan, TNI, Polri, Manggala Agni, serta Dinas Kehutanan Jatim. Seluruh unsur bersiaga di Posko Karhutla Kaliandra, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Gatot mengatakan kondisi cuaca di kawasan Gunung Arjuno yang cepat berubah menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan water bombing.

"Karena cuaca di Arjuno mudah berubah, water bombing tidak selalu bisa dilaksanakan, tetapi kami berharap operasi hari ini dapat maksimal sehingga area terdampak segera padam," ujar Gatot.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.