Andrew Susanto Ungkap Asyiknya Senam Zapin, Jaga Otot Kaki Diiringi Irama Musik Melayu
Ratnaning Asih August 26, 2026 01:00 AM

Liputan6.com, Jakarta - Senam masih menjadi salah satu pilihan populer untuk menjaga kebugaran tubuh. Apalagi olahraga ini terbilang ramah untuk segala kalangan. Nah, rupanya ada satu pengembangan senam yang mengadopsi kesenian Melayu: Senam Zapin. 

Senam Zapin mengadaptasi gerakan dari tarian tradisional Melayu yang dipadukan dengan unsur olahraga modern. Gerakannya lebih banyak mengandalkan langkah kaki yang ritmis, koordinasi tangan, keseimbangan tubuh,dengan iringan musik Melayu yang energik sehingga memompa semangat. 

Gerakan seperti ini, membuat senam Zapin tak hanya menyenangkan, tapi juga menghadirkan pengaruh positif kepada kondisi tubuh. Hal ini diungkapkan Andrew Susanto, dalam pesan teksnya baru-baru ini.

"Dalam aktivitas seperti Senam Zapin yang banyak menggunakan gerakan kaki secara ritmis, kaki yang kuat dan sehat tentu membuat gerakan lebih stabil, seimbang, dan tidak mudah lelah," ujarnya. 

Ia menambahkan, "Menjaga kekuatan kaki sebenarnya bisa dimulai dari olahraga sederhana dan dilakukan secara konsisten."

 

Kentalnya Budaya Melayu dalam Senam Zapin

(Foto: dok. Andrew Susanto)
(Foto: dok. Andrew Susanto)

 

Karena kaki adalah penopang tubuh dalam aktivitas sehari-hari, sang influencer menyebut ia rutin menempa bagian tubuh ini, atau yang biasa disebut sebagai leg day. Tentu dengan satu catatan, yakni intensitasnya disesuaikan dengan aktivitas dan kondisi tubuh.

"Leg day menurut saya penting karena bukan hanya untuk membentuk otot, tetapi juga meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan daya tahan. Manfaat yang paling saya rasakan adalah tubuh terasa lebih kuat dan lebih siap menjalani aktivitas sehari-hari," kata dia.

 

Kembali ke senam Zapin, selain melatih otot kaki, ada beragam manfaat yang dibawa olahraga ini untuk kesehatan. Mulai dari menjaga kebugaran jantung dan paru-paru, melatih koordinasi gerak, menjaga kelenturan otot dan sendi, memperbaiki postur tubuh dan membakar kalori.

Tak hanya itu, melakoni gerakan dengan iringan irama rancak yang digunakan dalam senam ini juga bisa menjadi peredam stres. Apalagi kentalnya budaya Melayu tak hanya menambah kekhasan, tapi juga bisa menjadi upaya melestarikan budaya lokal.

Bisa Bangun Semangat Kebersamaan

Hal ini membuat Andrew Susanto, yang juga merupakan Komisaris Utama Holywings Group dan Ketua Program CSR Holywings Peduli, membawa kegiatan senam Zapin ini ke warga Kelurahan Tanjung Uma dan Kelurahan Sungai Jodoh, Kota Batam, Kepulauan Riau pada Minggu, 23 Agustus lalu.

Sejak pukul 7 pagi hari, ratusan peserta telah memadati lokasi untuk mengikuti senam Zapin yang dipandu instruktur profesional, juga sejumlah perlombaan dan penyerahan bantuan pada kelurahan. 

"Pertimbangannya karena kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat Batam lewat aktivitas yang sehat, menyenangkan, sekaligus punya sentuhan budaya lokal. Zapin juga punya gerakan yang dinamis dan ritmis, jadi cocok untuk mengajak masyarakat bergerak bersama," tutur Andrew Susanto, menyebutkan alasan membawa senam Zapin ke Batam. 

Ia menambahkan, "Harapannya, kegiatan ini bukan hanya membuat badan lebih bugar, tetapi juga membangun semangat kebersamaan."

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.