Aipda Jonni Rahmad, Polisi yang Sisihkan Gaji untuk Bangun dan Renovasi Rumah Warga Kurang Mampu
Muliadi Gani August 26, 2026 11:54 AM

 

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Menjadi polisi bagi Aipda Jonni Rahmad bukan sekedar mengenakan seragam cokelat Polri dan juga bukan sekadar tentang menjalankan tugas dinas rutin atau menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Anggota polisi yang kini mengemban amanah sebagai Ps. Kasium Polsek Panteraja, Polres Pidie Jaya, Polda Aceh ini memilih memaknai arti pengabdian secara mendalam: menyisihkan sebagian dari gaji bulanan pribadinya demi mengulurkan tangan bagi warga yang membutuhkan.

Langkah nyata yang dilakukannya tak main-main.

Hingga saat ini, Jonni telah berhasil membangun empat unit rumah baru dan merehabilitasi tiga unit rumah milik keluarga kurang mampu di wilayah tugasnya.

Semua aksi kemanusiaan tersebut ia kerjakan secara bertahap dan konsisten dari kantong pribadinya sendiri.

Jonni menegaskan bahwa ia tidak ingin bantuan yang diberikannya hanya sekadar meringankan beban sesaat.

Menurutnya, hunian yang layak merupakan fondasi paling mendasar yang mampu memberikan rasa aman sekaligus modal awal bagi sebuah keluarga untuk merajut masa depan yang lebih baik.

Baca juga: Pemerintah Serahkan Bantuan Rumah Rusak untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

Pria kelahiran 15 Maret 1986 ini mengawali kariernya sebagai insan Bhayangkara setelah lulus dari Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri pada tahun 2005.

Sepanjang perjalanan tugasnya, kepedulian alumni SMK Negeri 2 Sigli ini terus mewarnai ruang-ruang kehidupan masyarakat sekitar.

Aksi sosial Jonni tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah.

Ketika bencana banjir bandang menerjang sejumlah kawasan pada akhir tahun 2025 lalu, ia turun langsung menemui anak-anak di pengungsian.

Tidak sekadar membawa bantuan logistik, Jonni membawa Iqra dan Al-Qur'an untuk memastikan proses belajar dan mengaji anak-anak tidak terputus di tengah musibah.

Tradisi berbagi ini juga rutin ia jalankan setiap menjelang Hari Raya Idulfitri.

Sebagian rezeki bulanan selalu disisihkan khusus untuk membelikan baju Lebaran baru bagi anak-anak yatim piatu.

Tak hanya itu, Jonni bahkan pernah mendampingi dan membantu pengobatan seorang anak penderita kebocoran jantung hingga bisa dirujuk dan berobat ke Jakarta.

Bagi Jonni, prinsip hidupnya sangat sederhana: membantu sesama tidak perlu menunggu hingga bergelimang harta.

Hal kecil yang diberikan dengan keikhlasan tulus kerap menjadi penolong yang luar biasa bernilai bagi mereka yang sedang dihimpit kesulitan.

Baca juga: Kenalan via Medsos, Pemuda Banda Aceh Bawa Kabur Motor Mahasiswi hingga Ditangkap di Aceh Timur

Berkat dedikasi dan loyalitas tingginya tanpa pamrih, Aipda Jonni Rahmad yang sempat mengikuti pelatihan penyegaran bendahara pengeluaran pada 2015 ini telah mengantongi berbagai bentuk apresiasi dari institusi tempatnya bernaung.

Ia tercatat menerima penghargaan Satyalancana Pengabdian 8 Tahun pada 2013 dan Satyalancana Pengabdian 16 Tahun pada 2021.

Berbagai penghargaan resmi juga diterima dari Kapolres Pidie (2017), Kapolres Pidie Jaya (2020), Asisten SDM Polri dan Kapolda Aceh (2021), hingga Kepala SPN Polda Aceh (2022).

Kendati demikian, berderet piagam dan medali kehormatan tersebut bukanlah alasan utama yang memicu aksi sosialnya selama ini.

Bagi Jonni, kebahagiaan sejati justru hadir saat melihat warga yang dibantunya tersenyum dan bisa mendiami rumah yang layak.

“Semua yang saya lakukan bukan untuk mencari popularitas atau dikenal banyak orang.

Ini murni karena keinginan untuk membantu sesama.

Sebagai anggota Polri, saya merasa wajib untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama ketika ada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Jonni, Selasa (25/8/2026).

Melalui ketulusannya, Aipda Jonni Rahmad membuktikan bahwa pengabdian seorang polisi tidak terbatas pada tugas formal semata.

Di luar tugas menjaga keamanan dan ketertiban, ia memilih menggunakan sebagian rezekinya untuk membantu warga yang membutuhkan.

Empat rumah baru dan tiga rumah hasil renovasi yang berdiri kokoh menjadi saksi bisu hadirnya seorang sosok polisi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang sesungguhnya.

Aipda Jonni Rahmad memilih mengabdi dengan cara sederhana: hadir, berbagi, dan membantu tanpa berharap imbalan.

(Serambinews.com/Rianza Alfandi)

Baca juga: Pemerintah Aceh Kirim Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran di Aceh Tengah

Baca juga: Polres Pidie Tetapkan Empat Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Tangse, Dua Beko Disita

Sumber: SerambiNews.com 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.