Mau Buka Hati Usai Trauma Mendalam, Tamara Tyasmara Kini Jadikan Penilaian Orang Tua Sebagai Acuan
Achmad Maudhody August 26, 2026 12:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mau buka hari usai trauma mendalam, Tamara Tyasmara jadikan penilaian orang tua sebagai acuan.

Pesinetron Tamara Tyasmara kini harus melanjutkan hidup dengan trauma mendalam.

Ia sempat terpuruk saat mengetahui anak semata wayangnya, Dante meregang nyawa akibat ulah sang mantan kekasih, Yudha Arfandi.

Walaupun Yudha kini menghadapi konsekuensi hukum, namun rasa sakit Tamara kehilangan anak karena orang terdekatnya tak bisa dengan mudah hilang.

Rasa trauma itu juga masih menghantui Tamara, di saat ia kini mencoba untuk kembali membuka hati.

Tamara tak membantah, kini ada sosok pria yang sedang mendekatinya.

Meski tak menceritakan siapa sosok tersebut, namun Tamara tak membantah masih berharap untuk bisa menemukan lagi pendamping hidup.

"Doain aja ya, doain aja Kak. Memang ada (yang sedang dekat), tapi doain aja yang terbaik," kata Tamara Tyasmara ketika di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (26/8/2026).

Kegagalan asmara dan pernikahan jadi sebuah pelajaran penting buat Tamara. Wanita kelahiran Jakarta itu tak mau jatuh ke lubang yang sama.

"Belum pulih sepenuhnya, pasti masih ada trauma. Makanya sekarang aku harus lebih hati-hati lagi. Kemarin kan parah tuh, dua kali gagal berarti kan," ucapnya.

Demi menghindari kegagalan serupa terulang, Ia kini mengandalkan penilaian orang tuanya daripada penilaiannya sendiri.

"Pokoknya kalau ada cowok baru, aku bawa ke rumah, kenalin ke orang tua. Karena Orang tua kan lebih bisa melihat, 'Oh ini orang baik, ini nggak'. Sekarang mencari penilaian ke orang tua dulu, teman-teman dekat, baru aku pribadi," jelasnya.

"Karena yang sebelumnya mengandalkan diri sendiri, eh salah semua," sambungnya. 

Baca juga: Usia Tak Bisa Bohong, Maia Estianty Keluhkan Kondisi Tubuh Sejak Masuk Masa Menopause

Tamara Tyasmara menegaskan bahwa saat ini ia tidak mencari pasangan dengan melihat kekayaan hingga latarbelakang pekerjaan.

"Enggak masalah soal background atau usia, yang penting orangnya baik. Udah itu aja," ujar Tamara Tyasmara.

Tak Puas pada Vonis Yudha Arfandi

Mahkamah Agung (MA) menolak upaya Peninjauan Kembali (PK), yang diajukan Yudha Arfandi mantan kekasih Tamara Tyasmara.

Dengan penolakan PK itu membuat Yudha tetap divonis selama 20 tahun, setelah dinyatakan terbukti bersalah membunuh Dante, anak Tamara Tyasmara.

Tamara menegaskan tidak puas dengan vonis akhir Yudha, yang dihukum selama 20 tahun penjara atas kasus pembunuhan Dante.

"Kecewa pastilah, kayak merasa nggak adil. Cuma ya aku yakin aja kalau nanti keadilan di akhirat itu jauh lebih berat," kata Tamara Tyasmara ketika ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (26/8/2026).

Wanita berusia 31 tahun itu mengakui rasa kecewanya tak hanya dari ia sendiri, hal itu juga dirasakan oleh keluarga besarnya terhadap Yudha.

"Ya maunya (dihukum berat), tapi nggak bisa diiniin juga ya. Hukuman seberat apa pun kan nggak bisa balikin nyawanya juga. Jadi ya udahlah pasrah aja. Yang penting aku yakin nanti Allah balas tuh yang lebih jahat lagi nanti," ucapnya.

REKA ULANG - Kolase Tamara Tyasmara menghadiri reka adegan Yudha Arfandi saat menenggelamkan Dante (arsip 2024).
REKA ULANG - Kolase Tamara Tyasmara menghadiri reka adegan Yudha Arfandi saat menenggelamkan Dante (arsip 2024). (Wartakota/Kompas.com)

Datangi Psikiater 

Mengetahui Dante meninggal dunia ditangan kekasihnya, Yudha, membuat Tamara sangat terpukul. 

Bahkan ia sampai datang ke psikiater untuk menyembuhkan luka batin sejak tahun 2024.

Tiga tahun berlalu, Tamara mengaku luka batinnya sudah mulai terobati karena kesibukan nya yang padat, baik bekerja sampai berolahraga.

"Udah nggak (ke psikiater) sih belakangan ini. Yang penting diisi aja sama olahraga, terus ke luar kota. Disibukin aja. Pokoknya jangan diam di rumah. Kalau diam di rumah pasti kepikiran, jadi aku cari aja kegiatan sampai larut malam," jelasnya.

Mantan istri DJ Angger Dimas itu menyebut dirinya sampai menerima tawaran FTV, saat judul sinetron strippingnya sudah usai.

Tujuannya agar Tamara Tyasmara tak lagi memikirkan masalah yang membuka traumanya atas kehilangan Dante.

"Jadi memang aku biasanya setelah sinetron stripping selesai, aku langsung ambil FTV. Kalau ada libur sehari pun, aku usahain tuh ke luar kota," ujar Tamara Tyasmara.

"Misalkan libur syuting hari Minggu doang, Sabtu malam aku udah berangkat ke luar kota, terus Senin pagi-pagi banget aku pulang," sambungnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.