Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Bangun Perpustakaan di Negeri Administratif Wai Asih Malteng
Mesya Marasabessy August 26, 2026 12:52 PM

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo 

‎‎MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta berhasil merealisasikan program mereka, yakni mendirikan perpustakaan.

‎Berpusat di daerah pelosok tempatnya di Negeri Administratif Wai Asih, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah, masyarakat akhirnya memiliki perpustakaan negeri.

‎Mahasiswa KKN berhasil mendirikan perpustakaan pertama di daerah pelosok, tak hanya itu, perpustakaan tersebut juga dilengkapi ribuan buku yang dibawa mahasiswa.

‎Fasilitas penunjang literasi ini diresmikan langsung oleh Kepala Negeri Administratif Wai Asih, Abdul Rosyid, pada Senin (21/8/2026) sore.

‎Langkah yang diambil oleh Sembilan mahasiswa KKN UIN SUKA sebagai kontribusi nyata mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 terkait pendidikan berkualitas di wilayah pelosok. 

‎Peresmian dihadiri oleh staf desa, Kepala SDN 117 Maluku Tengah, pengurus Karang Taruna, Anggota Badan Pangan, Ketua RT, para guru, tokoh masyarakat, hingga siswa-siswi SDN 117 Maluku Tengah.

‎Koordinator kelompok KKN, Rafi Ikhwanu Sofa, menjelaskan bahwa pendirian perpustakaan ini merupakan langkah konkret mahasiswa dalam mendukung semangat mencerdaskan kehidupan bangsa.

‎"Program pendirian perpustakaan ini sebagai wujud nyata untuk pendidikan di Indonesia, karena kami percaya bahwa cita-cita besar lahir dari kebiasaan gemar membaca," ujar Rafi.

Baca juga: Simak Poin Tuntutan Warga ke Pemerintah Soal Aksi Blokade Jalan Ahuru-Arbes

Baca juga: Tagih Janji Pemerintah, Warga Cor Beton Badan Jalan Arbes - Ahuru  

‎Untuk mewujudkan program ini, mahasiswa KKN membawa lebih dari 243 kilogram dengan total 1.600 buku yang terdiri dari buku bacaan dan buku tulis. 

‎Tak hanya koleksi buku, perpustakaan ini juga dilengkapi dengan puzzle edukatif dan permainan tradisional sebagai sarana belajar sambil bermain bagi anak-anak.

‎Kepala Negeri Wai Asih, Abdul Rosyid, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran perpustakaan tersebut.

‎"Kami ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga untuk program perpustakaan ini. Semoga ini menjadi wadah untuk anak-anak dapat belajar dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Wai Asih," katanya.

‎Abdul Rosyid juga mengungkapkan rencana ke depan agar perpustakaan ini dapat diikutsertakan dalam perlombaan tingkat kabupaten pada tahun mendatang.

‎Acara peresmian ditutup dengan kunjungan perdana ke perpustakaan yang diikuti seluruh tamu undangan dan masyarakat. 

‎Antusiasme tampak jelas, terutama dari anak-anak yang langsung memanfaatkan koleksi buku dan permainan yang tersedia.

‎Kehadiran perpustakaan ini diharapkan dapat menjadi titik awal tumbuhnya budaya literasi di tengah masyarakat Wai Asih, sekaligus menjadi warisan berkelanjutan dari KKN UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang diharapkan terus dirawat dan dikembangkan oleh masyarakat setempat.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.