TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Akses Jalan Pancur Mas, Kelurahan Sukarami, Kota Bengkulu, ditutup total bagi seluruh kendaraan seiring dimulainya pekerjaan fisik pembangunan jembatan di kawasan tersebut.
Penutupan dilakukan selama proses pembangunan berlangsung.
Pengendara yang biasa melintasi Jalan Pancur Mas diminta menggunakan jalur alternatif hingga seluruh rangkaian pekerjaan jembatan selesai.
Dari foto kondisi terkini di lokasi, badan jalan yang menjadi titik pembangunan tampak telah dibongkar dan digali.
Jalan yang sebelumnya menghubungkan kedua sisi kawasan itu terputus oleh lubang galian berukuran lebar di lokasi jembatan.
Material tanah hasil galian menumpuk di sisi jalan.
Pecahan beton dan material bekas konstruksi juga terlihat berserakan di sekitar lokasi pekerjaan.
Sebuah ekskavator berada di tengah area proyek.
Pada foto lainnya, alat berat tersebut tampak melakukan pekerjaan di sisi galian, sementara seorang pekerja berada tidak jauh dari ekskavator.
Di bagian bawah galian terlihat aliran air yang melintas di bawah jalur tersebut.
Sementara itu, dari salah satu sisi jalan, garis pembatas berwarna hitam-kuning terpasang melintang untuk membatasi akses menuju area pekerjaan.
Kondisi fisik jalan yang telah digali membuat jalur tersebut tidak dapat digunakan sebagai akses kendaraan selama pembangunan berlangsung.
Ditutup untuk Semua Kendaraan
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu mengumumkan penutupan total tersebut sehubungan dengan dimulainya pekerjaan fisik pembangunan jembatan poros di Jalan Pancur Mas.
Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu melalui Subkor Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga, Supriadi, mengatakan penutupan berlaku bagi semua jenis kendaraan tanpa terkecuali.
Menurut dia, kebijakan tersebut diperlukan untuk mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Sehubungan dengan adanya pekerjaan pembangunan jembatan di Jalan Pancur Mas, Kelurahan Sukarami, untuk sementara waktu jalan kami tutup total bagi seluruh kendaraan. Penutupan berlaku mulai hari ini sampai seluruh rangkaian pekerjaan jembatan selesai,” ujar Supriadi, Selasa (25/8/2026), dikutip TribunBengkulu.com dari laman Media Center Pemkot Bengkulu.
Dengan demikian, belum disebutkan tanggal pasti Jalan Pancur Mas dapat kembali dilalui.
Penutupan diberlakukan hingga seluruh rangkaian pekerjaan jembatan selesai.
Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif
PUPR Kota Bengkulu meminta masyarakat, terutama pengendara yang biasa melintasi Jalan Pancur Mas, mengalihkan rute perjalanan selama pembangunan berlangsung.
Pengendara juga diminta mengantisipasi kemungkinan terjadinya kemacetan akibat penutupan akses tersebut.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengendara agar dapat memaklumi kondisi ini serta memilih jalur alternatif lain yang tersedia selama proses pengerjaan berlangsung. Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian, pengertian, dan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat,” lanjut Supriadi.
Dalam siaran pers tersebut, PUPR Kota Bengkulu tidak merinci jalur alternatif yang dapat digunakan pengendara selama Jalan Pancur Mas ditutup.
Pembangunan Jembatan Mulai Dikerjakan
Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas PUPR untuk meningkatkan kualitas infrastruktur publik dan mobilitas warga.
PUPR Kota Bengkulu menargetkan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu agar akses transportasi di kawasan Sukarami dapat kembali normal dan lebih aman untuk dilalui.
Selama pekerjaan belum selesai, akses Jalan Pancur Mas tetap ditutup total dan pengendara harus menggunakan jalur lain.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini