Laporan Wartawan TribunMadura.com, Sofyan Arif Candra
TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Suara letusan yang terdengar di tengah persawahan Desa Bacem, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, berubah menjadi petaka bagi Sutrisno (49).
Saat sedang mencari rumput, pria asal Desa Sambirejo, Kecamatan Geger, Madiun, itu tiba-tiba terkena proyektil yang diduga berasal dari senapan angin hingga menembus pipi kirinya.
Akibat kejadian itu, ia harus menjalani perawatan medis selama tiga hari tiga malam.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Sutrisno menceritakan, peristiwa tersebut terjadi ketika dirinya baru selesai bekerja dan mencari rumput untuk dibawa pulang.
Saat karung rumput yang dibawanya sudah penuh, tiba-tiba terdengar suara letusan keras.
"Saya habis kerja nyari rumput. Rumputnya sudah saya masukkan karung, sudah penuh, mau saya angkat, tiba-tiba ada suara. 'Dug!' begitu suaranya," ujar Sutrisno.
Sesaat setelah mendengar suara tersebut, Sutrisno merasakan sesuatu mengenai bagian kiri wajahnya.
Pandangannya bahkan sempat gelap akibat benturan proyektil tersebut.
Baca juga: Protes Peluru Nyasar Diduga dari Latihan Militer, Ratusan Warga Blokade Jalan Pasuruan-Probolinggo
Ia kemudian meminta pertolongan kepada seorang warga yang baru selesai membajak sawah di sekitar lokasi kejadian.
Menurut Sutrisno, warga tersebut sempat berusaha mencari orang yang diduga menembakkan senapan angin.
Namun, pelaku belum berhasil ditemukan.
Sutrisno mengaku sempat melihat ciri-ciri orang yang diduga berada di sekitar lokasi.
Orang itu disebut mengenakan cadar, pakaian lengan panjang dengan perpaduan warna merah dan hitam.
"Saya minta tolong sama orang yang habis membajak sawah. Kemudian dicari orang yang nembak itu," kata warga Desa Sambirejo, Kecamatan Geger, itu.
Setelah kejadian, Sutrisno langsung dibawa untuk mendapatkan penanganan medis.
Proyektil yang bersarang di bagian pipi kirinya kemudian berhasil dikeluarkan oleh tim medis.
Baca juga: Menengok Serunya Lomba Menembak, Kapolres Pamekasan Adu Skill Tembak dengan Anggotanya
"Peluru senapan angin. Kecil. Sudah dikeluarkan, sudah diambil," ungkapnya.
Sutrisno menjalani perawatan selama tiga hari tiga malam, sejak Sabtu hingga Selasa (25/8/2026).
Ia berharap polisi segera mengungkap dan menangkap pelaku penembakan tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
"Harapan saya segera cepat ditangkap, biar enggak ada kejadian lagi," tuturnya.
Baca juga: Kesaksian Sopir Saat Detik-detik Bus Eka Terbakar di Madiun, Begini Nasib Belasan Penumpang
Sementara itu, Kasi Humas Polres Madiun, AKP Anita Dyah Puspitorini, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB.
Saat itu korban sedang mencari rumput di area persawahan.
"Korban terkena proyektil nyasar yang diduga senapan angin dari arah barat dan belum diketahui pasti (pelakunya)," kata Anita.
Proyektil tersebut mengenai pipi sebelah kiri korban dan masih bersarang sebelum akhirnya korban dibawa untuk mendapatkan perawatan medis.
Awalnya, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Geger.
Namun, setelah petugas melakukan pengecekan lokasi kejadian, area tersebut masuk dalam wilayah hukum Polsek Kebonsari.
Anita menambahkan, hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penembakan.
Petugas juga tengah mencari dan memeriksa saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.
"Saat ini perkara masih dalam proses lidik dan mencari saksi-saksi di seputaran tempat kejadian," pungkasnya.