Luput dari Pendataan, Warga Kota Uneng Sikka Bertahan dengan Rumah yang Tak Lagi Aman
Hilarius Ninu August 26, 2026 03:47 PM

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto

TRIBUNFLORES.COM,MAUMERE- Pendataan bagi warga yang terkena dampak bencana gempa Flores NTT sedang dilakukan pemerintah di Kabupaten Sikka.

Namun pendataan tersebut menyisahkan banyak pertanyaan. Yang mana ada salah satu rumah di  RT 05 RW 01, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) amblas akibat gempa Flores, Sabtu 15 Agustus 2026.

Bangun rumah itu amblas  sekitar 5 centimeter ke bawah meliputi ruangan kamar tidur, kamar belakang, lantai ruangan belakang dan plafon juga mengalami pergeseran. 

"Setelah gempa itu, tanahnya turun sehingga lantainya sedikit amblas, 5 centi kebawah, itu terjadi di kamar tidur, kamar belakang dan juga rongga dibagian bawah, di lantai dan plafon juga turun. Kami tinggal di rumah yang tidak aman lagi, " kata Yonas Dolu, warga Kota Uneng kepada TRIBUNFLORES.COM di Maumere, Rabu, 27 Agustus 2026 pagi. 

 

Baca juga: Uskup Labuan Bajo Menyapa Kaum Difabel Melalui Kasih dan Persaudaraan yang Menguatkan

 

 

Amblasnya bangunan itu membuat penghuni rumah yang berjumlah 5 jiwa itu tidak berani beraktivitas di di beberapa ruangan yang amblas itu. 

"Untuk sementara ini, kami tidak menempati kamar itu, " ujarnya.

Ia mengatakan, masih ada kekhawatiran berada ada di dalam rumah itu. Diperparah lagi terjadi getaran di dalam rumah ketika mobil berukuran besar melintas jalan Pelabuhan Lorens Say Maumere. 

Sejauh pemilik rumah sudah melaporkan secara lisan kepada  ke RT dan RW  setempat, namun hingga kini, belum didata oleh petugas yang berwenang. 

"Sejauh ini belum didata, hanya kami laporkan ke RT secara lisan, " Ujarnya. 

Ia berharap ada perhatian dari Pemerintah untuk melihat kondisi rumah yang amblas akibat terdampak gempa Flores. 

Ia berharap pemerintah bisa memantau rumah-rumah warga yang berada di sekitar pelabuhan yang terdampak gempa Flores. 

"Bukan hanya kami punya, mungkin tetangga-tetanga kami juga mengalami hal yang sama, " jelasnya.

Untuk diketahui, Kelurahan Kota Uneng, Kota Maumere, Kabupaten Sikka ini berada di pesisir pantai utara Flores. Saat gempa, warga di pesisir sempat mengungsi dan mencari perlindungan.

Apalagi di Kelurahan Kota Uneng dekat dengan Pelabuhan Lorens Say Maumere. Di mana saat gempa ada tiga korban meninggal dunia di Pelabuhan Maumere, Sikka.(awk) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.