2 Hektare Lahan di Rangas Mamuju Terbakar, Damkar Gabungan Kerahkan 5 Armada
Nurhadi Hasbi August 26, 2026 03:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (24/8/2026) siang.

Kebakaran melanda lahan yang ditumbuhi rumput dan ilalang kering di wilayah Rangas, Mamuju.

Kobaran api sempat membuat warga panik karena titik kebakaran hanya berjarak sekitar 5 meter dari permukiman penduduk.

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan warga setempat, Muh Rizaldi, sekitar pukul 13.30 Wita.

Baca juga: Kebakaran Lahan di Mamuju Capai 24 Kejadian Sejak Januari, Ratusan Hektare Hangus

Baca juga: Kronologi Lansia 84 Tahun Tewas Terbakar Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Polman

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan langsung menuju lokasi dengan mengerahkan armada dan puluhan personel.

Penanganan kebakaran melibatkan Damkar Provinsi Sulawesi Barat, Damkar Kabupaten Mamuju, BPBD provinsi dan kabupaten, Polda Sulbar, Polsekta Mamuju, unsur TNI, serta masyarakat setempat.

Sebanyak lima unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api agar tidak merambat ke kawasan perbukitan maupun permukiman warga.

Kabid Damkar Provinsi Sulbar, Andi Juandi, mengatakan proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam.

Tim gabungan harus berjibaku dengan kobaran api dan tiupan angin sebelum seluruh titik api berhasil dipadamkan.

"Alhamdulillah api berhasil dipadamkan. Untuk luasan lahan yang terbakar diperkirakan seluas 2 hektare dan tidak ada korban jiwa," jelas Andi Juandi.

Warga Diimbau Waspada

Andi Juandi mengatakan, setelah memastikan seluruh titik api padam dan kondisi di lokasi aman, personel gabungan ditarik kembali ke posko masing-masing.

Petugas juga memastikan tidak ada sisa bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Dalam kejadian tersebut, sekitar 2 hektare lahan diperkirakan hangus terbakar.

Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material berupa bangunan akibat kebakaran tersebut.

Andi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di lahan kering.

Ia meminta warga tidak membakar sampah atau lahan secara sembarangan, terlebih saat kondisi cuaca kering dan angin cukup kencang.

Menurutnya, api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas dan membahayakan permukiman warga.

Ia juga mengapresiasi sinergi lintas instansi dan masyarakat dalam menangani kebakaran tersebut.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong kesiapsiagaan serta respons cepat terhadap laporan kebakaran untuk mencegah meluasnya karhutla.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.