Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE - Guna memastikan ketahanan pangan dan kestabilan harga barang tetap terjamin, Pemkab Nabire menggelar rapat koordinasi lintas sektor bersama distributor bahan pokok di wilayah ini.
Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Inspektorat Kabupaten Nabire, Jalan Merdeka, Distrik Nabire ini, dipimpin langsung oleh Bupati Nabire, Mesak Magai.
Mesak Magai mengatakan fenomena musim kemarau di telah berlangsung lebih dari dua bulan dan durasi kekeringan yang cukup lama ini telah mengganggu berbagai sektor seperti, pertanian yang menjadi tumpuan hidup sebagian besar masyarakat lokal.
Baca juga: Pemkab Sarmi Sosialisasi Prosedur Pengisian Anggota MRP 2026
Dampak dari cuaca ekstrem ini juga sudah mulai terlihat nyata di lapangan seperti, kekeringan yang meluas ke berbagai titik pemukiman dan lahan warga.
"Nah akibat daripada itu, sektor pertanian masyarakat seperti sayur-sayuran harus mengalami gagal panen," kata Mesak kepada awak media di Aula Kantor Inspektorat Nabire, Jalan Merdeka, Distrik Nabire, Rabu, (26/8/2026).
Mengingat produksi lokal yang menyusut tajam, pemerintah sedang mempersiapkan langkah taktis untuk menjaga ketersediaan stok pangan harian, seperti cabai dan komoditas lainnya.
Sebagai solusi jangka pendek, pemerintah bakal memberikan dukungan kepada para distributor untuk mendatangkan pasokan bahan pangan dari luar daerah.
Langkah impor antarwilayah ini diharapkan dapat menutupi kekosongan stok akibat kegagalan panen para petani lokal.
Baca juga: Respons Dampak El Nino, Nabire Bentuk Satgas dan Posko Terpadu Penanganan Bencana
Meski memberikan lampu hijau untuk mendatangkan komoditas dari luar daerah, Mesak memberikan peringatan keras kepada para distributor.
"Saya tekankan dengan tegas kepada seluruh para distributor agar tidak bermain harga atau menaikkan harga secara sepihak selama musim kemarau saat ini," pungkasnya.(*)