TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Kepedulian warga Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali diwujudkan.
Sebanyak 34 koli bantuan logistik diberangkatkan dari Kabupaten Nunukan menuju NTT menggunakan KM Bukit Siguntang, Selasa (25/8/2026) malam.
Bantuan tersebut dikumpulkan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan selama kurang lebih lima hari.
Kepala Sub Bidang Penyelamatan BPBD Nunukan, Hasanuddin, mengatakan bantuan yang dikirim terdiri dari berbagai kebutuhan masyarakat terdampak bencana.
"Yang dikirim berupa pakaian baru sebanyak 11 koli. Kemudian bahan makanan, kebutuhan keluarga dan kebutuhan lainnya sebanyak 23 koli," kata Hasanuddin, Rabu (26/8/2026).
Baca juga: Profil Kepala BNPB Suharyanto, Beber 38 Korban Jiwa Akibat Gempa NTT Hari Ini, 2 Ribu Mengungsi
Menurut Hasanuddin, bantuan tersebut merupakan hasil gotong-royong masyarakat Nunukan bersama sejumlah instansi, BUMN dan berbagai pihak lainnya.
Setelah tiba di Pulau Flores, bantuan akan diturunkan di Pelabuhan Maumere.
Pihak BPBD Nunukan juga telah berkoordinasi dengan PIC tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta BPBD Kabupaten Sikka untuk memastikan bantuan dapat diterima dengan baik.
"Kami sudah koordinasi dengan PIC BNPB dan teman-teman BPBD di NTT untuk penerimaan bantuannya di posko induk hingga penyaluran kepada korban terdampak," jelasnya.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Bulan September 2026 dari Makassar ke Nunukan, Cek Tiket Termurah
Hasanuddin menjelaskan, setelah diterima di posko induk, pendistribusian bantuan akan dilakukan oleh BPBD kabupaten sekitar kepada masyarakat yang terdampak gempa.
Pengiriman bantuan dari Nunukan menuju NTT juga mendapat dukungan penuh dari PT Pelni dan PT Pelindo Nunukan.
Kedua perusahaan tersebut membantu proses pengiriman logistik tanpa biaya atau gratis.
Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat penyaluran bantuan dari masyarakat Nunukan kepada warga yang membutuhkan di wilayah terdampak bencana.
"Untuk pengiriman didukung penuh oleh PT Pelni dan PT Pelindo Nunukan dengan tanpa biaya atau gratis pengiriman," ujar Hasanuddin.
Meski puluhan koli bantuan telah diberangkatkan, aksi kemanusiaan dari Nunukan belum berhenti.
Hasanuddin menyebut pusat pengumpulan bantuan dikoordinasikan oleh PMI Nunukan. Saat ini, PMI masih menerima bantuan dalam bentuk donasi uang.
"Untuk pusat bantuan dikoordinir oleh PMI Nunukan. Saat ini PMI masih menerima donasi uang melalui rekening PMI Nunukan," pungkasnya.
Bantuan dari Nunukan ini menjadi bentuk solidaritas masyarakat di wilayah perbatasan untuk membantu saudara-saudara mereka yang tengah menghadapi dampak bencana di NTT.
(*)
Penulis: Fatimah Majid