BANJARMASINPOST.CO.ID,BARABAI - Sebanyak 110 siswa sekolah dasar dari berbagai wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) unjuk kemampuan berbahasa Banjar dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat kabupaten di SMPN 10 HST, Rabu (26/8/2026).
Mereka tidak sekadar berkompetisi. Lima kategori lomba disiapkan untuk menguji kemampuan siswa dalam menggunakan bahasa Banjar melalui pidato, puisi, bakesah, bepandung, hingga menulis cerita.
Kegiatan ini menjadi tahapan lanjutan setelah pelaksanaan FTBI di tingkat kecamatan. Para peserta yang tampil di tingkat kabupaten merupakan siswa yang berhasil melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Kepala Dinas Pendidikan HST Muhammad Anhar mengatakan, FTBI menjadi salah satu cara untuk membiasakan anak menggunakan bahasa daerah sejak usia sekolah.
Baca juga: Tiga Besar Calon Sekda HST Masih Menunggu Restu BKN, Cek Nama Lima Calon
Baca juga: Meski Anggaran Diefisiensi, Dispora Kalsel Tetap Berangkatkan Atlet ke Kejurnas
Menurutnya, kemampuan berbahasa Banjar perlu terus ditumbuhkan di tengah penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa asing yang semakin luas di kalangan generasi muda.
“Bahasa Banjar adalah jati diri dan warisan kita di Banua. Yang penting bukan hanya menang atau kalah, tetapi anak-anak berani tampil dan bangga menggunakan bahasa Banjar,” ujarnya.
Anhar menilai bahasa daerah tidak hanya berkaitan dengan komunikasi. Di dalamnya terdapat nilai budaya, adat dan identitas masyarakat Banjar yang perlu dikenalkan kepada generasi penerus.
FTBI sendiri merupakan bagian dari program revitalisasi bahasa daerah yang didukung Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Selain jenjang SD, FTBI tingkat kabupaten juga diikuti peserta dari jenjang SMP sebanyak 108 orang. Dengan demikian, total peserta dari kedua jenjang mencapai 218 siswa.
Melalui kegiatan tersebut, kemampuan siswa dalam berbahasa Banjar diharapkan tidak berhenti di panggung perlombaan, tetapi terus digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari pelestarian bahasa daerah.
(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene).