Jakarta (ANTARA) - Crystal Palace resmi meminjam bek tengah Axel Disasi dari Chelsea selama satu musim penuh hingga akhir 2026/27.

"Bek berusia 28 tahun itu, yang menjadi bagian timnas Prancis saat menjadi runners-up di Piala Dunia 2022, akan gabung the Eagles sebagai pemain pinjaman hingga akhir musim 2026/27," demikian pernyataan Crystal Palace melalui laman resmi klub pada Rabu.

Crystal Palace mengungkapkan bahwa kesepakatan tersebut tidak mencakup opsi maupun kewajiban untuk mempermanenkan sang pemain.

"Saya sangat bahagia. Klub ini sedang berkembang ke arah yang sangat baik, jadi saya merasa ini adalah tempat yang tepat bagi saya untuk melanjutkan perjalanan," kata Disasi setelah transfernya diumumkan.

"Saya tahu betapa sulitnya menghadapi Palace di Selhurst Park. Jadi, sekarang saya tidak sabar berada di sisi yang lain," ujarnya.

Disasi menjadi rekrutan keenam Crystal Palace pada bursa transfer musim panas ini. Sebelumnya, Palace mendatangkan Dwight McNeil, Anan Khalaili, Zavier Gozo, Oscar Mingueza, dan Takehiro Tomiyasu.

Bek berusia 28 tahun itu menghabiskan paruh kedua musim lalu sebagai pemain pinjaman di West Ham United. Ia tampil sebagai starter dalam 14 pertandingan liga Inggris bersama The Hammers.

Pada April lalu, The Athletic melaporkan bahwa Disasi terbuka untuk bergabung secara permanen dengan West Ham bila klub tersebut berhasil bertahan di liga Inggris.

Namun, West Ham akhirnya terdegradasi ke Championship setelah kepastian tersebut terjadi pada pertandingan terakhir musim.

Disasi bergabung dengan Chelsea dari klub Ligue 1, AS Monaco pada 2023. Selama memperkuat The Blues, ia mencatatkan 61 penampilan dan mencetak lima gol.

Ia kemudian dipinjamkan ke Aston Villa pada paruh kedua musim 2024/25 dan tampil dalam 10 pertandingan.

Setelah kembali ke Chelsea, Disasi tidak masuk dalam rencana utama klub pada awal musim berikutnya sebelum akhirnya dipinjamkan ke West Ham pada Januari.

Crystal Palace mengawali musim baru dengan kekalahan 0-2 dari Everton pada Sabtu. Laga tersebut juga menjadi pertandingan pertama Palace di bawah pelatih baru, Pierre Sage.