Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama I.League Ferry Paulus mengungkapkan laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung dalam pekan kedua Super League 2026/27 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 12 September akan segera mendapatkan izin dari kepolisian.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta Selatan, Rabu, Ferry mengatakan laga bertajuk "El Clasico Indonesia" ini secara lisan sudah mendapatkan izin dari kepolisan dan pengelola GBK. Namun, kata dia, pihaknya saat ini masih menunggu persetujuan resminya.
"Kemarin secara lisan memang sudah disampaikan dalam waktu dekat ini akan langsung diterbitkan izinnya," kata Ferry.
Menurut Ferry, penempatan laga Persija melawan Persib pada awal musim juga dilakukan dengan sejumlah pertimbangan.
Salah satunya untuk memberi waktu lebih panjang dalam pengurusan izin pertandingan, termasuk memastikan kesiapan penggunaan SUGBK sebagai kandang Macan Kemayoran.
"Jadwal sendiri sengaja kita tarik ke depan, Persija lawan Persib, supaya Persija sendiri GBK-nya bisa, kemudian izinnya harusnya karena masih di depan, masa sih ditolak? Nah itu sebenarnya keinginan kita itu dasarnya," ucap Ferry.
Meski secara lisan telah mendapat lampu hijau, I.League masih mencermati perkembangan situasi keamanan terkini.
Hal itu berkaitan dengan adanya sejumlah rencana aksi demonstrasi di Jakarta dalam beberapa waktu terakhir, salah satunya rencana aksi warga Pati yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, pada Kamis (27/8).
"Nah secara lisan artinya memang sudah disetujui, tapi mudah-mudahan ini tidak menjadi 'backfire' karena proses daripada demo-demo yang konon kabarnya mulai besok ya. Doa saja," tutup saja.





