Rencana rekrutmen musim panas Newcastle United terdampak oleh Manchester City.
Klub asal Manchester itu, menurut sejumlah laporan, secara tidak langsung menggagalkan upaya The Magpies untuk merekrut penyerang Lille, Matias Fernandez-Pardo.
Newcastle sebelumnya sedang bernegosiasi dengan klub Ligue 1 tersebut mengenai nilai transfer penyerang tim nasional Belgia itu, namun kini klub berpotensi beralih ke opsi lain setelah gagal mencapai kesepakatan.
Transaksi besar antara Manchester City dan Lille, yang membuat Ayyoub Bouaddi bergabung dengan tim asuhan Enzo Maresca, telah mengubah peta negosiasi.
Pembelian gelandang remaja itu oleh Manchester City senilai £81 juta telah menyuntikkan pemasukan besar ke kas Lille, sehingga mengubah kondisi neraca keuangan klub Prancis tersebut.
Sebelum intervensi Manchester City, Lille—seperti halnya banyak klub di sepak bola Prancis—beroperasi di bawah tekanan untuk menyeimbangkan pembukuan mereka.
Kondisi itu sebelumnya membuat penyusunan kesepakatan untuk Fernandez-Pardo menjadi sesuatu yang realistis bagi Newcastle, tetapi kini daya ungkit finansial tersebut telah lenyap.
Dengan kas yang melimpah berkat transfer Bouaddi, Lille tidak lagi harus menjual pemain karena alasan ekonomi. Akibatnya, klub Prancis itu dapat bersikap keras dalam pembicaraan, bertahan pada harga tinggi yang jauh melampaui angka yang bersedia dibayar Newcastle.
Karena Newcastle tidak ingin membayar terlalu mahal di pasar yang melambung, The Magpies pun menemui jalan buntu dalam negosiasi, menurut laporan dari daratan Eropa.
Kemunduran ini terjadi ketika Newcastle dan Manchester City masih terlibat bisnis langsung di jalur lain.
Newcastle sedang merampungkan transfer gelandang Manchester City, Nico Gonzalez, yang dilaporkan bernilai £50 juta, untuk menambah kekuatan opsi Matthias Jaissle di lini tengah.