Satu Hektare Lahan Sawit di Singgani Pasangkayu Terbakar, Diduga Berasal dari Puntung Rokok
Nurhadi Hasbi August 27, 2026 10:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Kebakaran lahan sawit milik warga terjadi di Dusun Lameambo, Desa Singgani, Kecamatan Lariang, Kabupaten Pasangkayu, Rabu (26/8/2026) malam.

Peristiwa tersebut menghanguskan lebih dari satu hektare lahan dan menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp100 juta.

Komandan Regu (Danru) Piket Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Pasangkayu, Isham, saat dikonfirmasi Kamis (27/8/2026), mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 21.11 Wita.

Baca juga: Kasus Perempuan Meninggal Usai Aborsi 7 Bulan di Polman, Gadis 20 Tahun Ikut Diciduk Polisi

Baca juga: Mobil Terbakar di Jalan Gatot Subroto Mamuju, Damkar Kerahkan 2 Armada

Laporan tersebut disampaikan seorang warga bernama Afdal.

"Setelah menerima laporan, satu unit armada langsung diberangkatkan ke lokasi pada pukul 21.14 Wita," kata Isham.

Namun, jarak tempuh yang cukup jauh membuat petugas baru tiba di lokasi sekitar pukul 22.30 Wita.

Saat tiba, petugas bersama masyarakat setempat langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke area perkebunan lainnya.

Api Diduga Merembet di Bawah Permukaan Tanah

Menurut Isham, kebakaran diduga sudah berlangsung selama beberapa hari sebelum akhirnya membesar dan dilaporkan kepada petugas.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, api telah muncul secara perlahan selama tiga hari terakhir di bagian bawah permukaan lahan.

Kondisi tanah gambut di lokasi menyebabkan bara api terus merembes dan sulit terdeteksi dari permukaan.

"Informasi yang kami terima, api sudah sekitar tiga hari membakar bagian bawah lahan. Karena kondisi tanah gambut, bara terus merembes hingga akhirnya membesar," ujarnya.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara api berasal dari puntung rokok yang memicu bara di lahan kering.

Objek yang terbakar merupakan lahan sawit milik Suardi.

Setelah beberapa jam penanganan, petugas berhasil mengendalikan api dan memastikan situasi aman.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Selain petugas Damkar Pasangkayu, proses pemadaman juga melibatkan masyarakat setempat dan perwira piket, Indra Setiawan, S.AP.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pasangkayu mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area perkebunan dan lahan gambut yang mudah terbakar saat musim kemarau.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Taufan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.