PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengenalkan cara baru menikmati perjalanan bersama KAI dan Commuter Line dengan merilis Stamp Railly pada 24 Agustus 2026. Traveler bisa berburu cap-cap ikonik stasiun di Jabodetabek hanya dengan sekali tap in.
Kini, traveler dapat berburu empat stempel ikonik tanpa harus transit. Cara ini cocok dicoba bagi traveler yang ingin mengoleksi stempel ikonik dalam sekali perjalanan.
Rute Sekali Jalan Dapat 4 Stamp Railly Ikonik
Agar lebih hemat waktu dan uang, traveler bisa mencoba rute sekali tap in untuk mendapatkan empat stempel ikonik sekaligus.
Berikut adalah rincian rute paling efisien untuk hunting Stamp Railly.
- Stasiun Bogor
- Stasiun Universitas Indonesia
- Stasiun Manggarai
- Stasiun Jakarta Kota
Jika traveler memulai perjalanan dari Stasiun Bogor atau sebaliknya, waktu tempuh yang diperlukan untuk berburu Stamp Railly sekitar 1 jam 30 menit.
Traveler hanya perlu tap in sekali dari Stasiun Bogor-Jakarta Kota atau sebaliknya dengan tarif mulai Rp 3.000 dengan menyesuaikan jarak tempuh.
Di setiap stasiun tersebut tersedia satu tempat stempel. Tempat stempel masih berada di area dalam stasiun sehingga tidak perlu melakukan tap out.
Traveler dapat mengecap stempel secara mandiri ke buku khusus. Koleksi cap ikonik juga bisa diabadikan di Stamp Railly Passport. KAI menyediakan Stamp Railly Passport yang dibanderol dengan harga Rp 60.000.
Traveler bisa menemukan Stamp Railly Passport di loket Stasiun Manggarai, Jakarta Kota, Bogor, Tanjung Priuk, Jatinegara, Tanah abang, BNI City, dan Universitas Indonesia.
10 Stasiun di Wilayah Jabodetabek yang Menyediakan Stamp Railly
- Stasiun Bogor
- Stasiun Universitas Indonesia
- Stasiun Manggarai
- Stasiun Jakarta Kota
- Stasiun BNI City
- Stasiun Jatinegara
- Stasiun Tanah Abang
- Stasiun Tanjung Priok
- Stasiun Pasar Senen
- Stasiun Gambir
Public Relations Manager KAI Commuter Indonesia (KCI), Leza Arlan, membeberkan bahwa setiap Stamp Railly memiliki desain unik dan ikonik sesuai ciri khas masing-masing stasiun. Mulai dari bangunan, landmark kota, budaya lokal, hingga karakter khas ditunjukkan di stempel.
"Nah untuk stempelnya sendiri itu kan unik-unik nih kalau sudah melihat ada bangunannya ya, tapi juga nanti ada landmark kota, budaya lokal, flora dan fauna, dan karakter khas destinasi," kata Leza Arlan ketika dijumpai detikTravel Rabu (26/8/2026).
Aktivitas berburu Stamp Railly kini menjadi alternatif baru dalam mengabadikan setiap cerita perjalanan di stasiun kereta. Traveler dapat berburu koleksi cap ikonik di empat stasiun KAI Commuter wilayah Jabodetabek dalam sekali perjalanan.





