Laga Persija vs Persib di SUGBK Dapat Lampu Hijau di SUGBK, Bisakah Bobotoh Away?
Rheina Sukmawati August 27, 2026 01:46 PM

TRIBUNJABAR.ID - Laga pekan kedua Super League 2026/2027 yang mempertemukan Persija Jakarta vs Persib Bandung mendapatkan izin untuk digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

Duel bertajuk "El Clasico" ini akan berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026 atau kurang dari tiga pekan lagi.

SUGBK sendiri adalah stadion tingkat internasional dengan kapasitas sekitar 77 ribu kursi yang menjadi rumah bagi Timnas Indonesia dan biasa digunakan oleh Persija Jakarta.

Terakhir kali Persija Jakarta menjamu Persib Bandung di SUGBK yakni pada 10 Juli 2019 atau sudah tujuh tahun lalu.

Dalam beberapa tahun terakhir, jika Persija Jakarta berlaga sebagai tuan rumah, stadion yang digunakan di antaranya Stadion Patriot Candrabhaga (Bekasi, Jawa Barat) hingga Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar, Bali).

Menyambut musim 2026/2027, kembalinya duel El Clasico ke SUGBK pun mendapatkan lampu hijau dari PSSI.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Lantas, bisakah Bobotoh away ke SUGBK?

MERAYAKAN GOL - Pemain Persib Bandung merayakan gol yang dicetak Balsa Sekulic dalam laga semifinal Piala Presiden 2026 melawan Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa (4/8/2026). Persib Bandung menang 2-1.
MERAYAKAN GOL - Pemain Persib Bandung merayakan gol yang dicetak Balsa Sekulic dalam laga semifinal Piala Presiden 2026 melawan Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa (4/8/2026). Persib Bandung menang 2-1. (Istimewa/Media Piala Presiden)

Baca juga: Tak Masuk Skuad, Tadi Pagi Ramon Tanque Masih Ikut Berlatih Bersama Persib di GBLA

Direktur Utama I.League Ferry Paulus menjelaskan, kehadiran suporter tamu dalam laga ini masih menjadi perhatian.

Secara umum, larangan suporter away hadir di stadion yang telah berlangsung dalam tiga musim terakhir sudah dicabut.

Namun demikian, masih terdapat catatan bagi pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi antarklubnya.

"Suporter away, catatannya adalah di dalam regulasi dan direktif yang disampaikan oleh FIFA sendiri bahwa diizinkan." 

"Tetapi catatannya adalah diperhatikan klub-klub yang masih memiliki permasalahan kalau menurut FIFA," ungkap Ferry, Rabu, dikutip dari Tribunnews.com.

I.League mempertimbangkan faktor keamanan dalam menentukan kebijakan suporter away melihat tingginya rivalitas antara Persija Jakarta dan Persib Bandung.

Dengan demikian, keputusan tersebut akan sangat bergantung pada rekomendasi kepolisian.

"Yang masih punya rivalitas tinggi bukan hanya kami yang membuat regulasi. Saya punya keyakinan seyakin-yakinnya pihak kepolisian juga akan melarang (suporter Persib ke SUGBK-red)," tuturnya.

Izin Kepolisian Segera Turun

Ferry Paulus juga menegaskan bahwa persetujuan laga di SUGBK ini sudah mendapatkan izin secara lisan dari kepolisian dan pengelola GBK.

Namun, hingga saat ini pihaknya masih menunggu surat izin keramaian diterbitkan secara resmi oleh kepolisian dalam waktu dekat. 

Penerbitan izin sempat tertunda karena kepolisian harus memprioritaskan penanganan sejumlah persoalan, termasuk situasi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

HADANG - Aksi pemain Persib, Nazriel Alfaro saat menghadang pemain Persija di semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa 4 Agustus 2026.
HADANG - Aksi pemain Persib, Nazriel Alfaro saat menghadang pemain Persija di semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa 4 Agustus 2026. (DOK/media piala presiden 2026)

"Kemarin kami memang dipanggil karena sesungguhnya proses permohonan izin sudah berlangsung beberapa waktu yang lalu, tetapi masih belum diberikan izin karena memang secara mendadak ada kasus NTT dan sebagainya, sehingga pihak Mabes sendiri agak tersentral ke sana," ujar Ferry Paulus.

Ferry menyebut pengelola GBK maupun kepolisian di wilayah setempat sejauh ini telah menyatakan kesiapan untuk menggelar pertandingan tersebut.

"Yang tidak kalah penting, kita juga minta persetujuan sebenarnya terutama masalah rivalitas Persija lawan Persib."

"Tidak mendahului pihak kepolisian, sampai dengan hari ini baik GBK termasuk juga pihak kepolisian di kewilayahannya sendiri secara lisan sudah dinyatakan siap untuk menggelar," bebernya.

Toleransi Penggunaan Venue FIFA ASEAN Cup 2026

Adapun, laga ini akan berlangsung dengan jarak sekitar dua pekan dari ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan berlangsung di lokasi sama.

Baca juga: Persib Pakai Si Jalak Harupat di ACL 2, Pemkab Bandung Kantongi PAD Hingga Rp160 Juta

FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri adalah kompetisi sepakbola internasional resmi yang diselenggarakan langsung oleh FIFA di kawasan Asia Tenggara dan negara undangan.

Ajang tersebut akan berlangsung pada 24 September sampai dengan 4 Oktober 2026.

Kondisi tersebut sempat memunculkan kekhawatiran bahwa duel El Clasico kembali batal digelar di SUGBK. 

Namun demikian, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyatakan bahwa PSSI memberikan toleransi sepenuhnya kepada I.League selaku operator liga untuk menggelar laga itu di SUGBK.

‎‎"Iya, kami memberikan toleransi untuk pemakaian stadion, karena kami juga harus memberikan keleluasaan dan kelonggaran untuk kompetisi Liga 1 selama itu tidak berbenturan dengan regulasi dan manual kompetisi di FIFA ASEAN Cup," ujar Yunus Nusi kepada awak media selepas menghadiri RUPS Tahunan dan Luar Biasa di Jakarta, Rabu (26/8/2026), dikutip dari Kompas.com.

"Dan untuk yang Persib dan Persija, PSSI untuk bertanding di GBK kita menyetujuinya," jelas dia.

Sebagai informasi, kelonggaran juga diberikan kepada Persib Bandung yang akan menjamu Manila Digger pada play-off AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027 pada 31 Agustus 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Stadion Si Jalak Harupat juga menjadi salah satu venue pertandingan untuk FIFA ASEAN Cup 2026.

"‎Untuk tanggal 31 (Agustus). Tanggal 5 (September) belum kami monitor. Jadi, yang tanggal 31 dulu," ucap Yunus.

(Tribunjabar.id/Rheina) (Tribunnews.com/Abdul Majid) (Kompas.com/Pratama Yudha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.