TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama PVMBG merilis hasil analisis pemantauan sebaran abu vulkanik terkait erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (27/8/2026).
Berdasarkan analisis citra satelit cuaca RGB Himawari-9 milik BMKG serta data Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin pada pukul 13.00 WIB, sebaran abu vulkanik di lapisan udara mencapai ketinggian hingga 14.000 kaki (feet).
Pada ketinggian ini, abu terdeteksi membentang dan bergerak ke arah Selatan, melintasi kawasan perairan selatan Flores.
Pada Kamis (27/8/2026). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat gunung api tersebut mengalami erupsi hingga empat kali sejak pagi hingga siang hari.
Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur Erupsi 4 Kali hingga Kamis Siang, Status Masih Siaga
Erupsi pertama terjadi pada pukul 08.30 WITA dengan tinggi kolom abu membubung hingga 2.500 meter di atas puncak (sekitar 4.084 meter di atas permukaan laut). Letusan disusul berturut-turut pada pukul 10.03 WITA (400 meter), 10.48 WITA (600 meter), dan erupsi keempat pada pukul 14.20 WITA dengan tinggi kolom abu 400 meter.
Saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki masih bertahan pada Level III (Siaga). PVMBG mengeluarkan rekomendasi tegas agar masyarakat maupun wisatawan tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.
Baca juga: Korban Gempa di Lamba Leda Selatan 4 Meninggal, 86 Luka, Camat : Satu Kampung Masih Mengungsi
Sejumlah kawasan yang berada di lereng dan jalur aliran sungai diminta memperketat kewaspadaan terhadap ancaman paparan abu serta banjir lahar hujan, meliputi Desa Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Warga yang terdampak hujan abu diimbau untuk selalu mengenakan penutup hidung dan mulut (masker) guna menghindari risiko gangguan pernapasa.
PVMBG mengimbau masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan Gunung Lewotobi Laki-laki.
Untuk informasi lebih jelas masyarakat dapat mengubungi Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki atau mengubungi PVMBG, Badan Geologi, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606.
Sumber: BMKG/PVMBG/Badan Geologi