Tak Tahu Sejarahnya, Warga Sembung Tulungagung Bongkar Makam Kuno yang Nisannya Bertulis Abad 16
Rendy Nicko August 27, 2026 05:47 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - Warga Kelurahan Sembung, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung membongkar makam kuno di lahan milik Imam Mustaujib (53), Kamis (27/8/2026).

Lokasi makam ada kawasan tegalan yang ada di belakang rumah.

Pembongkaran dilakukan karena makam ini tidak pernah diketahui identitasnya, dan tidak ada cerita tutur di antara warga.

Sementara hasil konsultasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), serta Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Tulungagung, makam ini tidak pernah tercatat.

Baca juga: Warga Ngunut Tulungagung Protes, Tempat Kos Gunakan Sistem Harian dan Per Jam

Makam juga tidak termasuk obyek yang diduga cagar budaya, sehingga pembongkaran bisa dilakukan.

Berdasarkan penjelasan TACB Kabupaten Tulungagung, nisan makam diperkirakan berasal dari abad ke-16 sampai abad ke-17 masehi.

“Makam ini baru ditemukan sekitar tahun 1995. Sebelumnya di lokasi ini ada pohon trembesi besar,” tutur Imam, saat ditemui di lokasi penggalian makam.

Lanjutnya, pohon trembesi besar itu ditebang karena dibeli orang.

Saat penebangan itulah, ditemukan sepasang nisan di bawah akar pohon trembesi.

Karena penemuan 2 nisan ini, warga berasumsi di lokasi itu ada makam.

“Maka sejak saat itu dua nisan itu dipasang, seolah di situ ada makam. Padahal tidak ada yang tahu sejarahnya,” katanya.

Sejak saat itu warga hanya meyakini di lokasi itu ada makam kuno.

Namun tidak ada catatan resmi, tokoh kuno yang dimakamkan di area tersebut.

Selain itu dari para sesepuh, tidak pernah ada cerita tutur terkait keberadaan makam itu.

“Jadi indikasi ada maka kuno hanya dari temuan dua nisan itu. Tidak pernah ada catatan resmi atau cerita warga,” tegas Imam.

Penggalian pun dilakukan setelah mendapat rekomendasi dari para pihak terkait.

Namun ternyata, setelah digali lebih dari 2 meter tidak ditemukan jejak jenazah.

Disaksikan warga sekitar, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Lurah Sembung, proses penggalian dihentikan.

Secara simbolis penggali makam mengambil sampel tanah dari dalam makam, dimasukkan ke dalam kendil besar.

Baca juga: Makam Kuno di Kelurahan Sembung Dibongkar, Anggota TACB Tulungagung Menduga Makam Kosong

Tanah ini akan dimakamkan di pemakaman Masjid Lama Tegal Arum, Kelurahan Botoran, Kecamatan Tulungagung sebagai simbol pemindahan makam.

Selanjutnya bekas makam ini diuruk kembali dan diaggap tidak ada lagi makam.

“Nisannya juga dibawa, dipakai dimakam baru. Di sana sudah ada 8 makam dari era kuno,” pungkasnya. 

(David Yohanes/TribunMataraman.com) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.