Terungkap! Alasan Sampah Sekaten Solo Menumpuk hingga Sore di Alun-Alun Selatan
Putradi Pamungkas August 27, 2026 11:14 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tumpukan sampah Pasar Malam Sekaten terlihat di sisi selatan barat Alun-Alun Selatan Solo, Jawa Tengah, Kamis (27/8/2026) sore.

Lokasi tersebut menjadi titik pengumpulan sampah karena kendaraan pengangkut dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo tidak bisa masuk langsung ke area Alun-Alun Selatan.

Koordinator Lapangan Diana Ria Peter menjelaskan, pihaknya telah bekerja sama dengan pengelola Alun-Alun Selatan dan DLH Kota Solo untuk menangani sampah Pasar Malam Sekaten.

Namun, waktu pengambilan sampah oleh petugas DLH tidak selalu sama setiap harinya.

“Iya benar. Karena aksesnya masuk kan enggak bisa masuk juga itu kan jadinya langsung diambil dari situ. Tiap hari (diambil) tapi jamnya enggak tentu,” jelasnya saat dihubungi, Kamis (27/8/2026).

ALUN ALUN SELATAN - Suasana Sekaten di Alun-alun Selatan, Kota Solo, Jawa Tengah. Tumpukan sampah Pasar Malam Sekaten terlihat berserakan di sisi selatan barat Alun-Alun Selatan Solo, Kamis (27/8/2026) sore.
ALUN ALUN SELATAN - Suasana Sekaten di Alun-alun Selatan, Kota Solo, Jawa Tengah. Tumpukan sampah Pasar Malam Sekaten terlihat berserakan di sisi selatan barat Alun-Alun Selatan Solo, Kamis (27/8/2026) sore. (TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin)

Sampah Sekaten Dikumpulkan di Sisi Barat

Diana mengatakan, pengelola Pasar Malam Sekaten sebenarnya selalu membersihkan sampah setelah kegiatan selesai pada malam hari.

Pihaknya kemudian mengumpulkan sampah tersebut di titik yang dapat dijangkau kendaraan pengangkut DLH.

“Memang pasar malam kita itu sudah istilahnya kita bekerjasama dengan pihak pengelola Alun-Alun Kidul untuk pengambilan sampah juga sudah di koordinator dengan yang mengelola Alkid. Malam itu sudah selesai acara pasar malam itu kan sampah sudah dibersihkan semua di area dalam Alun-Alun Kidul,” jelasnya.

Menurut Diana, sampah yang terkumpul seharusnya langsung diangkut petugas DLH pada keesokan harinya.

Namun, waktu pengangkutan bisa berlangsung pagi, siang, hingga sore.

“Kan DLH itu ngambilnya kan pagi, siang atau sore itu kan jamnya nggak tentu. Karena aksesnya mobil truknya itu gak masuk itu disuruh yang bisa dijangkau truknya. Jadi memang itu dikasihkan di sebelah sisi selatan barat Alun-Alun Kidul,” tuturnya.

Kondisi tersebut membuat sampah terkadang bertahan hingga siang atau sore hari. Tumpukan sampah juga menimbulkan bau tak sedap di sekitar lokasi.

Baca juga: Kronologi Gamelan Sekaten Jadi Rebutan: Kubu PB XIV Sebut Aset Dipindahkan Sejak 30 Juli

Sampah Sebelumnya Diletakkan di Bahu Jalan

Diana mengungkapkan, pengelola sebelumnya menempatkan sampah di bahu jalan atau trotoar.

Namun, lokasi tersebut kemudian dinilai mengganggu aktivitas warga yang menggunakan kawasan Alun-Alun Selatan untuk berolahraga pada pagi hari.

“Ya setiap hari itu dulu yang kemarin-kemarin itu dikasihkan di pinggir di bahu jalan itu di trotoar karena mungkin karena untuk paginya itu mungkin ada merasa terganggu dibuat lari-lari jalan pagi itu lah itu dari pihak pengelola Alun-Alun Kidul dikasihkan sisi barat selatan Alun-Alun Kidul gitu untuk bisa menjangkau truknya langsung bisa ngambil,” jelasnya.

Karena pertimbangan tersebut, pengelola mengarahkan titik pengumpulan sampah ke sisi selatan barat Alun-Alun Selatan.

Dengan begitu, petugas DLH dapat mengambil sampah menggunakan truk tanpa harus masuk ke area Alun-Alun.

Diana menyebut petugas DLH biasanya mengambil sampah pada pagi hari. Namun, beberapa kali pengangkutan baru berlangsung pada siang atau sore hari.

“DLH ngambilnya itu enggak pasti mungkin dikasihkan sebelah situ karena pihak CV Diana Ria itu sudah kita sudah melimpahkan ke yang pengelola Alun-Alun Kidul tapi biasanya pagi sudah diambil biasanya,” terangnya.

Baca juga: Dituduh Mesum di Bianglala Sekaten Solo, Pria Ini Siap Laporkan Penyebar Video Viral

Pengelola Segera Koordinasi soal Tumpukan Sampah

Diana mengaku baru mengetahui adanya tumpukan sampah yang masih terlihat hingga sore hari pada Kamis tersebut.

Ia memastikan akan berkoordinasi dengan pihak pengelola Alun-Alun Selatan dan DLH Kota Solo agar persoalan pengangkutan sampah segera ditindaklanjuti.

“Siap nanti langsung saya koordinasi. Baru hari ini saya juga ada mungkin pertanyaan kayak gini biasanya sore sudah bersih karena itu sore sudah tempat untuk parkir,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu pedagang di Alun-Alun Selatan, Klitik, mengatakan kawasan tersebut memang kerap menjadi lokasi pembuangan sampah.

Namun, menurutnya, volume sampah meningkat sejak Pasar Malam Sekaten berlangsung.

“Nggak banyak (sebelum Sekaten). Parkirnya semua di situ. Nggak tahu buang sampah sembarangan apa gimana. Iya (sebelum Sekaten nggak sebanyak itu),” tuturnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.