TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca untuk wilayah Sulawesi Utara.
Peringatan dini ini berlaku selama dua hari mulai dari Jumat, 28 Agustus 2026 dan Sabtu, 29 Agustus 2026.
Berdasarkan informasi resmi yang dipublikasikan pada 27 Agustus 2026, fokus ancaman cuaca di seluruh wilayah Sulawesi Utara dalam periode ini berpusat pada potensi Angin Kencang.
Baca juga: Dua Pejabat IDEA Consultants Jepang Bertemu Wabup Minahasa, Tukar Gagasan dan Jajaki Kerjasama
Sementara itu, level peringatan untuk hujan (Waspada, Siaga, maupun Awas) berada dalam kondisi aman atau Nihil.
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah daratan Minahasa hingga wilayah kepulauan untuk tetap mengantisipasi dampak dari potensi angin kencang tersebut.
Kamis, 27 Agustus 2026
Level Waspada / Siaga / Awas (Hujan): Nihil
Peringatan Dini Angin Kencang: Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud
Jumat, 28 Agustus 2026
Level Waspada / Siaga / Awas (Hujan): Nihil
Peringatan Dini Angin Kencang: Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud
Sabtu, 29 Agustus 2026
Level Waspada / Siaga / Awas (Hujan): Nihil
Peringatan Dini Angin Kencang: Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud
Prakiraan cuaca adalah penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memperkirakan keadaan atmosfer di waktu yang akan datang dan di wilayah tertentu.
Saat ini, prakiraan cuaca dilakukan dengan mengumpulkan data mengenai keadaan atmosfer dengan menggunakan ilmu pengetahuan tentang proses-proses yang terjadi di atmosfer.
Sulawesi Utara adalah provinsi di ujung utara Pulau Sulawesi yang kaya akan kekayaan alam, budaya, dan tradisi. Ibu kotanya, Manado, menjadi pusat pemerintahan sekaligus gerbang utama pariwisata provinsi ini.
Sulawesi Utara terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya, terutama Taman Nasional Bunaken yang mendunia, serta pegunungan dan danau yang memesona seperti Danau Tondano dan Gunung Lokon.
Selain alamnya yang menawan, provinsi ini juga memiliki kekayaan budaya dan toleransi antarumat beragama.
Masyarakatnya hidup rukun dengan semboyan lokal “Torang Samua Basudara”, menegaskan nilai persaudaraan yang kuat di tengah keberagaman.
Kuliner khasnya, seperti tinutuan (bubur Manado) dan cakalang fufu, menambah daya tarik bagi wisatawan yang datang.
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini