Listrik Padam Dua Kali Sehari Dikeluhkan Warga Tanjung Selor Kaltara Usai Konser KKB 2026
Samir Paturusi August 28, 2026 07:19 AM

TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG SELOR — Aliran listrik PT PLN (Persero) di kawasan Sengkawit dan sekitarnya, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, mengalami pemadaman total hingga dua kali dalam kurun waktu 24 jam pada Kamis (27/8/2026) malam. 

Insiden mati listrik mendadak ini memicu keluhan luas dari warga setempat yang baru saja pulang menghadiri acara akbar daerah.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, pemadaman listrik mulai terjadi sekitar pukul 23.00 WITA (Waktu Indonesia Tengah, zona waktu untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTB, dan NTT).

Gangguan pasokan daya tersebut berlangsung selama dua jam dan baru kembali normal pada Jumat (28/8/2026) pukul 01.00 WITA dini hari.

Peristiwa ini bertepatan dengan selesainya pergelaran Karya Kreatif Benuanta (KKB, agenda pameran ekonomi kreatif dan seni tahunan khas Kalimantan Utara) 2026 yang berlangsung di Kebun Raya Bundayati.

Baca juga: Wilayah Terdampak Mati Lampu di Samarinda Hari Ini 26 Agustus 2026, Pemadaman Selama 3 Jam

Ribuan warga yang usai menyaksikan penampilan penyanyi Ibu Kota, Pamungkas, terpaksa menyambut malam dalam kondisi gelap dan gerah akibat fasilitas pendingin ruangan yang tidak berfungsi.

Sejumlah warga mengungkapkan kekecewaannya karena pemadaman listrik PLN tersebut merupakan kejadian kedua kalinya dalam sehari.

Hal ini dinilai sangat mengganggu kenyamanan dan kestabilan pemukiman warga, khususnya pada jam istirahat malam.

Julianti, salah seorang warga Tanjung Selor, membenarkan bahwa gangguan listrik secara berulang tersebut melanda wilayah tempat tinggalnya dan diduga dirasakan hampir di seluruh wilayah kota Tanjung Selor.

“Sehari dua kali mati listrik (matlis), sepertinya se-Tanjung Selor sih,” kata Julianti, Kamis (27/8/2026).

Menurut Julianti, pemadaman listrik yang berulang pada malam hari sangat mengabaikan kebutuhan masyarakat setelah beraktivitas seharian.

"Sampai rumah malah Matlis, padahal niatnya sampai rumah mau mandi terus ber AC. Jadi tadi sebentar mampir Indomaret ngadem sekalian beli air mineral," ungkapnya.

Ia menambahkan, ketergantungan masyarakat modern terhadap perangkat elektronik dan fasilitas penunjang kerja membuat kontinuitas pasokan listrik menjadi prioritas utama.

Baca juga: Pemadaman Listrik PPU Hari Ini Mulai 18.00 WITA, Tunan hingga Babulu Darat Terdampak

Julianti berharap PLN segera membenahi keandalan jaringan agar kejadian serupa tidak terus terulang.

"Semoga tidak sering-sering, kita ini kerjanya menggunakan internet, hp dan laptop dan ini semua butuh listrik," tandasnya.

Meski harus menunggu aliran listrik kembali menyala, Julianti memilih tetap bertahan di rumahnya setelah sempat membeli minuman pendingin di salah satu minimarket kawasan Jalan Jelarai. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.