TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pagi hari pada Jumat (28/8/2026) massa masih berkumpul di bawah Fly Over Slipi, Jakarta Barat.
Massa masih berkumpul dalam jumlah yang cukup banyak.
Baca juga: Kaca Berserakan, Bodi Penyok, 5 Truk Diduga Bawa Massa Kelompok Ormas Dirusak di Kemanggisan Jakbar
Pantauan Tribun melalui CCTV Live TikTok amatyuda14, pada pukul 05.00 WIB massa masih berkumpul di pinggir rel kereta api Palmerah menuju Tanah Abang.
Sementara aparat kepolisian berkali-kali menembakkan gas air mata ke udara dari atas fly over.
Dampak dari adanya kerumunan massa tersebut perjalanan KRL Commuter Line lintas Tanah Abang-Parung Panjang mengalami gangguan.
Dikutip dari akun KAI Commuter di media sosial X perjalanan KRL dari arah Parung Panjang hanya sampai stasiun Palmerah.
"Sehubungan dengan adanya kerumunan orang di sekitar jalur Palmerah–Tanah Abang. Berikut penyesuaian perjalanan Commuter Line: KA 1613D (Parungpanjang—Tanah Abang) Perjalanan hanya sampai Stasiun Palmerah, kembali KA 1614D (Palmerah—Rangkasbitung," tulis KAI Commuter Line.
Sebelumnya pada pukul 02.00 hingga 03.00 dinihari massa juga melakukan perusakan beberapa unit kendaraan di Jalan S Parman, Jakarta Barat.
Baca juga: Update Demo Jakarta, Massa Lakukan Pelemparan Batu, Polisi Pukul Mundur Pakai Gas Air Mata
Massa merusak truk dan kendaraan lainnya. Beberapa diantaranya juga ada yang dibakar.
Perusakan disertai pembakaran tersebut dipicu adanya sekelompok orang yang diduga ormas datang dan berhadap-hadapan dengan massa yang sebagian pelajar dan warga sekitar lokasi kejadian.
Bentrok juga sempat terjadi di kawasan Petamburan, Jakarta.
Titik-titik berkumpulnya massa diantaranya di kolong Flyover Slipi, depan Menara BNI Pejompongan, Perempatan Slipi hingga arah Stasiun Palmerah.