TRIBUNSUMSEL.COM -- Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat terus bergerak mengusut kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan aktor Revaldo Fifaldi (RF).
Usai menangkap sang aktor, kepolisian langsung fokus menelusuri rantai distribusi untuk menemukan pihak yang menyuplai barang haram tersebut.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Nasriadi, menyampaikan bahwa langkah pengembangan dilakukan guna membongkar jaringan penyuplai di belakang tersangka.
"Kita ketahui bahwasanya beberapa waktu yang lalu kita mengamankan seorang bisa dikatakan seorang aktor berinisial RF dan kita telah melakukan pengembangan dari mana yang bersangkutan mendapatkan barang bukti atau narkoba tersebut," ujar Nasriadi kepada awak media, Kamis (27/8/2026), dalam Tribunnews.com
Baca juga: Sosok Revaldo Fifaldi, Pemeran AADC yang Kembali Terjerat Kasus Narkoba Keempat Kalinya
Upaya penyelidikan tersebut membuahkan hasil setelah petugas berhasil mengantongi identitas pihak yang menjual narkoba kepada Revaldo.
Tim bergerak cepat dan mengamankan pengedar tersebut di sebuah apartemen di wilayah Jakarta Pusat.
"Setelah kita lakukan pengembangan, kemudian Satuan Narkoba Jakarta Barat mengetahui identitas si pengedar. Dan tadi malam kita telah menangkap si pengedar tersebut," jelas Nasriadi.
Dari hasil interogasi awal, pengedar yang ditangkap membenarkan telah melakukan transaksi narkotika dengan sang aktor.
Penyitaan Barang Bukti Sabu dan Telefon Seluler
Selain menangkap pelaku, polisi turut menyita sejumlah barang bukti di lokasi penangkapan.
Barang bukti tersebut meliputi narkotika jenis sabu, perlengkapan yang mengindikasikan alat konsumsi, serta tiga unit ponsel yang dipakai untuk melacak transaksi.
"Dari keterangan tersangka mengakui dia menjual dan kita juga telah mengamankan barang bukti sabu dan alat penggunanya, dan juga kita telah mengamankan tiga buah handphone yang digunakan untuk komunikasi dengan tersangka RF," tutur Nasriadi.
Penyidikan tak berhenti pada tingkat pengedar. Polisi kembali melakukan penelusuran guna mengincar pihak yang berada di tingkatan lebih tinggi dalam jaringan pasokan tersebut.
Hasilnya, petugas berhasil membekuk seorang pria berinisial FB yang disinyalir sebagai penyuplai utama barang kepada pengedar yang sebelumnya bertransaksi dengan Revaldo.
"Kemudian dari hasil pengembangan, kita juga telah menangkap saudara FB yang dia juga sebagai penyuplai kepada saudara HS tersebut," kata Nasriadi.
Melalui penangkapan jajaran penyuplai ini, polisi terus mendalami sejauh mana cakupan jaringan peredaran narkoba yang terhubung dengan sang aktor.
Baca juga: Mengaku Khilaf, Aktor Revaldo Berpeluang Direhab Meski 4 Kali Terjerat Kasus Narkoba
Sebelumnya, Revaldo mengaku khilaf ketika ditanya alasan kembali menggunakan narkotika, yang menurut polisi merupakan kasus keempatnya.
Usai menjalani pemeriksaan kesehatan di Polres Metro Jakarta Barat, Revaldo hanya memberikan jawaban singkat ketika ditanya alasan kembali menggunakan narkoba.
"Khilaf," ujar Revaldo di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (26/8/2026).
Sementara itu, Kombes Nasriadi mengungkap alasan yang disampaikan Revaldo kepada penyidik.
Menurut Nasriadi, aktor tersebut mengaku menggunakan narkoba untuk membuat tubuhnya tetap fit dan memiliki tenaga lebih kuat.
"Alasannya adalah karena supaya badannya fit, kemudian supaya tenaganya kuat dan sebagainya," ujar Nasriadi.
"Bahkan sesekali dia memakai karena dia banyak pikiran," katanya.
Revaldo juga disebut masih berada dalam pengaruh narkoba ketika diamankan di sebuah apartemen di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan.
Saat diperiksa, ia masih dapat berkomunikasi dengan penyidik, meski beberapa kali terlihat banyak melamun dan kemudian kembali diam.
"Pada saat ditangkap masih seperti itu (pengaruh narkotika)," tuturnya.
"Ya mungkin banyak melamun, kemudian banyak ya tapi dia tetap berkomunikasi kok dengan kita," ujar Nasriadi.
Kasus ini diketahui menjadi kali keempat Revaldo berurusan dengan hukum terkait narkotika.
(*)
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com