Bukan Cuma Soal Anak, Kuasa Hukum Ruben Onsu Soroti Harta Gono-Gini hingga Beban Utang
Eri Ariyanto August 28, 2026 11:55 AM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Konflik hukum antara Ruben Onsu dan Sarwendah ternyata tidak hanya berkaitan dengan persoalan anak.

Persoalan harta dan kewajiban finansial setelah perceraian juga ikut menjadi sorotan.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, memberikan penjelasan mengenai pembagian harta gono-gini serta persoalan utang yang tercantum dalam dokumen kesepakatan kedua pihak.

Menurut Minola, secara hukum, harta yang diperoleh selama masa perkawinan pada dasarnya merupakan harta bersama.

"Harta gono-gini itu kan adalah harta yang ada selama perkawinan... normalnya secara hukum kan harta gono-gini ini langsung dibagi dua, setengah-setengah 50:50." kata Minola Sebayang dikutip dari YouTube Intens, Jumat (28/08/2026).

Namun, menurut Minola, persoalan menjadi lebih rumit ketika membahas Akta 39.

Ia menyoroti adanya ketentuan dalam bagian mukadimah akta yang menyebut utang sebagai kewajiban bersama.

Akan tetapi, menurut Minola, dalam pelaksanaannya kewajiban pelunasan justru dibebankan sepenuhnya kepada Ruben Onsu.

Kondisi tersebut kemudian dipandang sebagai salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika membahas persoalan finansial setelah perceraian.

Minola bahkan menggambarkan sikap Ruben saat itu sebagai seseorang yang tidak ingin persoalan semakin berlarut-larut.

"Itulah bukti bahwa Ruben itu dari dulu itu memang orangnya nggak suka ribet ya. Jadi dia iya-iya aja lah yang penting cepat selesai."

Pernyataan tersebut sekaligus memberikan gambaran mengenai alasan Ruben ketika menyepakati sejumlah ketentuan dalam dokumen yang berkaitan dengan pembagian harta dan kewajiban finansial.

RUBEN VS SARWENDAH - Ruben Onsu ungkap sosok penyebab anak tantrum.
RUBEN VS SARWENDAH - Ruben Onsu ungkap sosok penyebab anak tantrum. (Grid.id/Ragillita Desyaningrum & Devi Agustiana)

Di sisi lain, persoalan biaya untuk anak juga ikut menjadi bagian dari polemik.

Kuasa hukum Sarwendah, Kris Samsiwu, sebelumnya menanggapi permintaan pihak Ruben terkait audit dana pemeliharaan anak.

Kris mempertanyakan urgensi audit tersebut karena dana yang dimaksud menurutnya bukan sekadar nafkah, melainkan berkaitan dengan pemeliharaan dan pendidikan anak.

"Lucu kalau sekarang mereka minta audit nafkah atau audit biaya pemeliharaan dan pendidikan... Tapi yang lazim sebenarnya adalah audit kesehatan buat kami ya."

Pernyataan dari kedua kubu tersebut menunjukkan bahwa persoalan pasca-perceraian Ruben Onsu dan Sarwendah tidak berhenti pada hubungan pribadi.

Ada sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian, mulai dari pengaturan kebutuhan anak hingga pembagian aset dan kewajiban finansial.

Di tengah polemik tersebut, masing-masing kuasa hukum memberikan penjelasan dari sudut pandang klien mereka.

Kubu Ruben menyoroti persoalan pembagian harta dan beban utang, sementara pihak Sarwendah menekankan kewajiban orang tua terhadap kebutuhan dan perlindungan anak.

Persoalan tersebut pun menjadi bagian dari dinamika hubungan Ruben dan Sarwendah setelah keduanya resmi berpisah.

(TribunNewsmaker.com/Eri Ariyanto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.