TRIBUNNEWSMAKER.COM - Persoalan hubungan Ruben Onsu dengan anak-anaknya kembali menjadi sorotan di tengah konflik hukum yang melibatkan dirinya dengan Sarwendah.
Tudingan muncul bahwa Sarwendah disebut menghalangi Ruben Onsu untuk bertemu dengan anak-anak mereka.
Namun, tudingan tersebut dibantah tegas oleh kuasa hukum Sarwendah, Kris Samsiwu.
Kris menegaskan, tidak ada persyaratan khusus yang sengaja dibuat Sarwendah untuk membatasi pertemuan Ruben dengan anak-anak.
Menurutnya, sebagai orang tua, Sarwendah memiliki kewajiban untuk memastikan anak-anak berada dalam kondisi yang sehat dan aman.
"Sebenarnya tidak ada syarat-syaratan ya. Yang ada adalah kewajiban dari orang tua untuk menjaga anak-anaknya dari hal-hal dari situasi kesehatan yang baik ya, hal-hal yang aman." kata Kris Samsiwu dikutip TribunNewsmaker.com dari YouTube Intens, Jumat (28/08/2026).
Kris juga menjelaskan, Sarwendah sebenarnya telah mempersiapkan berbagai keperluan anak-anak ketika berencana bertemu dengan Ruben bertepatan dengan momen ulang tahun Ruben.
Namun, pertemuan tersebut pada akhirnya tidak terlaksana.
Menurut Kris, persoalan tersebut masih harus dikoordinasikan dengan mediator sehingga tidak serta-merta dapat dianggap sebagai bentuk larangan dari Sarwendah.
Pihak Sarwendah, kata Kris, juga mendasarkan sikapnya pada ketentuan hukum mengenai perlindungan anak.
Ia menyebut Undang-Undang Perlindungan Anak, termasuk Pasal 45 ayat 1, Pasal 45B dan Pasal 46, sebagai bagian dari landasan kewajiban orang tua dalam menjaga anak.
Kris menekankan bahwa kepentingan utama yang harus diperhatikan adalah kondisi anak.
Di tengah polemik tersebut, Sarwendah sendiri tetap menunjukkan aktivitasnya melalui media sosial.
Ia sempat membagikan aktivitas olahraga di pusat kebugaran dengan pesan yang menunjukkan kekuatan mental dan fisik.
"Strong body, healthy mind, happy soul, just doing what makes me feel good," tulis Sarwendah dalam unggahannya.
Sementara itu, dari sisi Ruben Onsu, kerinduan terhadap anak-anak juga terlihat dalam unggahan media sosialnya.
Ruben membagikan kembali video lama putrinya, Tania, yang memberikan pesan kepada sang ayah.
Dalam video tersebut, Tania meminta Ruben untuk tidak bersedih karena kesedihan ayahnya juga akan membuat dirinya sedih.
"Ayah jangan sedih ya. Nanti kalau ayah sedih, Nia juga sedihnya bangga ayah. Jadi bikin spesial buat ayah. Maaf ya."
Unggahan tersebut memperlihatkan sisi emosional Ruben di tengah persoalan yang masih menjadi perhatian publik.
Di sisi lain, kuasa hukum Sarwendah memastikan persoalan pertemuan anak tidak bisa dilihat hanya dari satu sisi.
Menurutnya, ada pertimbangan mengenai kesehatan, keamanan, serta kepentingan terbaik bagi anak yang harus diperhatikan kedua orang tua.
Dengan demikian, pihak Sarwendah membantah anggapan bahwa kliennya sengaja memutus akses Ruben Onsu terhadap anak-anak.
(TribunNewsmaker.com/Eri Ariyanto)