OMC Lampung Masih Berlangsung, BMKG Pantau Pertumbuhan Awan di Lampung Timur
taryono August 28, 2026 12:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Lampung masih berlangsung untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur.

Baca juga: Mahasiswa Teknokrat Tembus Enam Besar Nasional Cybersecurity

Pada Jumat (28/8/2026), tim di posko masih memantau pertumbuhan awan di sekitar wilayah Lampung Timur yang berpotensi disemai untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan.

Koordinator Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Harianto, mengatakan OMC masih dilakukan bersamaan dengan upaya pemadaman karhutla melalui operasi water bombing.

"Saat ini masih dilakukan operasi water bombing untuk memadamkan api," kata Rudi, Jumat (28/8/2026).

Ia mengatakan, pelaksanaan OMC pada Jumat juga masih berjalan. Tim di posko terus memantau perkembangan awan yang dinilai berpotensi untuk dilakukan penyemaian.

"Untuk operasi modifikasi cuaca hari ini masih dilakukan. Saat ini di posko masih memantau pertumbuhan awan yang ada di sekitar Lampung Timur," ujarnya.

Sebelumnya, OMC di Provinsi Lampung mulai dilaksanakan pada Rabu (26/8/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (30/8/2026).

Pelaksanaan OMC menyasar Lampung Timur dan sejumlah wilayah lain di Provinsi Lampung. Salah satu fokus utamanya adalah membantu penanganan karhutla di kawasan TNWK sekaligus mengurangi dampak kekeringan di sejumlah daerah.

Rudi menjelaskan, OMC dilakukan dengan menyemai awan yang memiliki potensi menghasilkan hujan.

Dalam operasi tersebut, pesawat digunakan untuk membawa dan menaburkan bahan semai berupa natrium klorida (NaCl) ke dalam awan.

Bahan semai tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pembentukan dan pertumbuhan butir air di dalam awan sehingga meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah sasaran.

Pada pelaksanaan perdana OMC, pesawat Cessna 208 Caravan dengan nomor registrasi PK-YNA milik PT Gaia Ananda Samasta dikerahkan untuk menjalankan misi OMC BNPB Provinsi Lampung.

Pesawat lepas landas sekitar pukul 12.06 WIB dan kembali tiba pada pukul 13.23 WIB.

Area penyemaian pada penerbangan perdana tersebut berada di wilayah Lampung Timur, khususnya di sekitar kawasan TNWK.

Berdasarkan laporan operasi, penyemaian dilakukan pada ketinggian sekitar 8.000 hingga 12.000 kaki dengan membawa 800 kilogram bahan semai NaCl.

Area blocking penyemaian berada pada radial 060°-120° dengan jarak 20-50 nautical mile (nm), serta bearing 090° sejauh 35 nm.

OMC menjadi salah satu upaya pemerintah dan instansi terkait untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah yang membutuhkan, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang meningkatkan risiko karhutla dan kekeringan di sejumlah wilayah Lampung.

Sementara itu, upaya pemadaman melalui water bombing terus dilakukan untuk mengendalikan titik api dan mencegah kebakaran meluas.

(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.