Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kelurahan Gayamdompo, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah Heru Santoso (24), tiba di rumah duka pada Jumat (28/8/2026) siang.
Kedatangan jenazah langsung disambut isak tangis kedua orangtuanya.
Berdasarkan pantauan TribunSolo.com, jenazah Heru tiba di rumah duka sekitar pukul 11.13 WIB.
Jenazah sebelumnya tiba di Bandara Adi Soemarmo, kemudian dibawa menggunakan mobil ambulans dari RSUD Kartini Karanganyar menuju rumah duka.
Jenazah Heru masih berada di dalam peti kayu saat petugas membawa keluar dari mobil ambulans.
Tangis orangtua korban, Jamin dan Dwi Purwanti, pecah saat melihat jenazah anak mereka tiba di rumah.
Air mata kedua orangtua Heru tak terbendung.
Suasana duka semakin terasa ketika peti jenazah hendak dibawa masuk ke rumah.
Baca juga: Sebulan Sebelum Tewas di Jepang, TKI Karanganyar Ini Hubungi Paman dan Minta Dicarikan Kerja
Ibu korban, Dwi Purwanti, tampak lemas saat peti jenazah akan dimasukkan ke rumah duka.
Anggota keluarga kemudian membopong Dwi Purwanti karena tidak mampu berdiri sendiri.
Setelah peti jenazah masuk ke rumah duka, pihak LPK Hiro menyerahkan jenazah kepada salah satu perwakilan keluarga, Suhud Purwadi.
Proses penyerahan jenazah tersebut turut disaksikan Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disdagperinaker) Kabupaten Karanganyar, Agung Wahyu Utomo.
(*)