TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Wilayah III Sulampua menggelar edukasi literasi keuangan di Universitas Papua (Unipa) Manokwari, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan ini menghadirkan perwakilan LPS, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta seorang entrepreneur lokal untuk mendorong mahasiswa memahami pentingnya menabung di bank dan menjaga keamanan data pribadi.
Kepala Kantor Perwakilan LPS Wilayah III Sulampua, Fuad Zaen, menegaskan bahwa mahasiswa perlu dibekali pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan dan penjaminan simpanan.
“Kita dorong mahasiswa Unipa untuk menabung di bank, menyimpan uangnya di bank karena aman dijamin LPS,” ujarnya.
Baca juga: LPS Kumpulkan 14 Bank di Manokwari Papua Barat, Fuad: Kami Datang Tak Selalu Ada Krisis
Fuad menilai mahasiswa, khususnya kelompok usia 17–19 tahun, memiliki potensi besar menjadi agen literasi keuangan di masyarakat.
Namun, kemudahan akses teknologi digital juga membuat mereka rentan terhadap penipuan atau fraud di sektor perbankan.
“Mahasiswa dengan kemudahan mengakses teknologi harus diimbangi dengan pengetahuan mengenai keamanan transaksi dan perlindungan data pribadi,” jelasnya.
Untuk itu, LPS menggandeng OJK guna memberikan pemahaman tentang perlindungan konsumen, termasuk pentingnya menjaga data pribadi saat menggunakan layanan keuangan.
“Di perbankan aman sudah dijamin oleh LPS, sementara keamanannya juga dijaga bersama,” tambah Fuad.
Baca juga: LPS Dorong Media Perkuat Literasi Keuangan dan Kepercayaan Publik di Papua Barat
Selain materi literasi keuangan, kegiatan ini juga menghadirkan seorang entrepreneur dari Manokwari yang berbagi pengalaman dan motivasi agar mahasiswa berani memulai usaha.
Fuad menekankan bahwa mahasiswa tidak hanya perlu cerdas mengelola keuangan, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan.
“Kita hadirkan entrepreneur lokal untuk memberikan insight dan motivasi agar mahasiswa bisa memulai bisnis baru,” tuturnya.
Ia berharap edukasi tersebut dapat diterapkan mahasiswa dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka menjadi generasi yang cerdas mengelola keuangan, memahami produk jasa keuangan, menjaga keamanan data pribadi, sekaligus berani mengembangkan usaha.
Mahasiswa Unipa diharapkan mampu menyebarkan pemahaman literasi keuangan kepada keluarga dan masyarakat Papua Barat.