RSUD Amri Tambunan Deli Serdang Berhasil Lakukan Coiling Aneurisma Perdana, Didampingi RS Adam Malik
Ayu Prasandi August 28, 2026 03:11 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - RSUD Drs. H. Amri Tambunan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, untuk pertama kalinya berhasil melakukan tindakan coiling aneurisma pada pasien stroke yang mengalami pecah pembuluh darah di otak.

Tindakan yang berlangsung pada awal Agustus 2026 tersebut dilakukan oleh tim medis RSUD Drs. H. Amri Tambunan dengan pendampingan tim medis RS Adam Malik yang tergabung dalam Tim Pengampuan Layanan Stroke.

Kepala Departemen Neurologi RS Adam Malik, dr. Muhammad Ari Irsyad, M.Ked, Sp.BS, FBSV mengatakan, kasus yang ditangani merupakan stroke aneurisma, yang disebut sebagai salah satu kasus stroke paling mematikan.

“Kita menghadapi satu kasus stroke yang paling mematikan, namanya stroke aneurisma. Kita dari tim RS Adam Malik membantu dokter dari RSUD Drs. H. Amri Tambunan untuk melakukan tindakan perdana pada kasus stroke aneurisma, yaitu tindakan coiling aneurisma,” kata Ari dalam keterangan tertulis, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, tindakan tersebut berhasil dilakukan dengan lancar. Melalui prosedur coiling, tim medis melakukan tindakan untuk menutup aneurisma pada pasien.

“Alhamdulillah berjalan dengan lancar, kita bisa lakukan tindakan menutup aneurisma dengan tindakan coiling,” ujarnya.

Ari yang merupakan dokter spesialis bedah saraf dan turut terlibat dalam operasi tersebut mengatakan, pendampingan dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas layanan stroke di rumah sakit daerah.

Dengan peningkatan kemampuan tersebut, masyarakat Deli Serdang diharapkan dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif tanpa harus selalu dirujuk ke rumah sakit di Kota Medan.

“Mudah-mudahan dengan adanya fasilitas baik laboratorium kateterisasi (cathlab) maupun alat operasi mikro bedah saraf ini nantinya akan mendukung layanan stroke menjadi lebih baik lagi,” katanya.

Sementara itu, dokter spesialis bedah saraf RSUD Drs. H. Amri Tambunan, dr. Ahmad Brata Rosa, Sp.BS mengatakan, keberhasilan tindakan pertama tersebut diharapkan menjadi awal bagi pengembangan pelayanan terhadap pasien stroke di Deli Serdang.

Setelah melalui proctorship atau pendampingan dan alih teknologi klinis tersebut, RSUD Drs. H. Amri Tambunan diharapkan mampu melakukan tindakan coiling aneurisma secara mandiri.

Dengan begitu, pasien yang membutuhkan tindakan serupa ke depan tidak harus dirujuk ke Kota Medan.

“Kita telah berhasil menyelesaikan satu kasus coiling aneurisma yang pertama kali dilakukan di RSUD Drs. H. Amri Tambunan. Semoga ke depannya bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi terhadap pasien-pasien stroke,” kata Brata.

Pendampingan tindakan tersebut merupakan bagian dari kegiatan proctorship dalam program pengampuan layanan rujukan pada program Transformasi Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

Dalam program tersebut, RS Adam Malik bertindak sebagai rumah sakit pengampu regional untuk wilayah Sumatera bagian utara.

Sebagai rumah sakit pengampu regional dalam program pengampuan layanan rujukan prioritas, RS Adam Malik bertanggung jawab melakukan pengampuan terhadap rumah sakit daerah di Sumatera Utara dan Aceh, serta sebagian wilayah Riau dan Kepulauan Riau.

Pengampuan tidak hanya dilakukan untuk layanan stroke, tetapi juga mencakup layanan kanker, jantung, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak (KIA).

Program tersebut menjadi bagian dari transformasi layanan rujukan yang merupakan salah satu pilar Transformasi Kesehatan.

Melalui penguatan kapasitas dan alih teknologi, rumah sakit daerah diharapkan memiliki kemampuan memberikan pelayanan kesehatan sesuai standar sehingga pasien tidak harus selalu dirujuk ke rumah sakit di kota-kota besar.

(cr26/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.