Respons Soal Banjir, Dinas SDABMBK Percepat Pasang U-Ditch Medan Selayang dan Medan Baru
Randy P.F Hutagaol August 28, 2026 03:11 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Pemko Medan merespons aspirasi warga untuk mempercepat pemasangan saluran U-Ditch di sejumlah titik rawan genangan dan banjir. 

Sejumlah alat berat dan material pun dibawa untuk melakukan pekerjaan dilakukan di Jalan Abdul Hakim, Kecamatan Medan Selayang, dan Jalan Mandolin, Kecamatan Medan Baru. Hal ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas aliran air sekaligus menekan risiko banjir saat hujan berintensitas tinggi.

Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Khairul Azmi, turun langsung meninjau progres pekerjaan di kedua lokasi tersebut. 
Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan dan target yang telah ditetapkan.

"Progres pemasangan U-Ditch di lokasi tersebut saat ini sudah mencapai sekitar 50 persen. Arahan Pak Wali Kota agar respons cepat apa yang menjadi aspirasi masyarakat," kata Khairul Azmi, Jumat (28/8/2026).

Menurut Azmi, percepatan pembangunan drainase merupakan bagian dari program penguatan infrastruktur dasar perkotaan yang diinisiasi Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.

Ia mengatakan, pembangunan drainase tidak hanya berorientasi pada pekerjaan fisik, tetapi juga harus memberikan dampak terhadap kelancaran aliran air di kawasan yang rawan mengalami genangan.

"Langkah ini sebagai pelaksanaan program pembangunan yang diinisiasi Wali Kota Medan, Bapak Rico Tri Putra Bayu Waas melalui penguatan infrastruktur dasar perkotaan," ujarnya.

Azmi menegaskan, pekerjaan akan terus dimaksimalkan hingga selesai agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

"Jadi, tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada upaya menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan tangguh terhadap dampak cuaca ekstrem," katanya.

Pemko Medan melalui Dinas SDABMBK juga memastikan pembangunan dan pemeliharaan drainase akan terus dilakukan di berbagai titik.

Pembenahan jaringan drainase dinilai penting untuk mengatasi persoalan genangan dan banjir secara berkelanjutan, terutama di tengah meningkatnya intensitas hujan.

Dengan percepatan pemasangan U-Ditch tersebut, kapasitas aliran drainase diharapkan semakin optimal sehingga risiko genangan dapat ditekan.

Namun, efektivitas pembangunan ini nantinya akan terlihat dari kemampuan infrastruktur dalam mengurangi genangan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di kawasan yang selama ini rawan terdampak banjir.

Percepatan pemasangan U-Ditch tersebut mendapat harapan dari warga di sekitar lokasi pekerjaan. Warga berharap pembangunan saluran drainase tidak hanya selesai sesuai target. 

"Kita berharap juga benar-benar mampu memperlancar aliran air dan mengurangi genangan yang selama ini kerap mengganggu aktivitas masyarakat ketika hujan deras," kata Rara warga Medan Selayang. 

Katanya, masyarakat juga berharap setelah pembangunan selesai, drainase dapat dirawat secara rutin sehingga tidak kembali tersumbat oleh sedimentasi maupun sampah.

Bagi warga Edi, pembenahan drainase dinilai penting karena genangan tidak hanya mengganggu mobilitas, tetapi juga berpotensi merusak badan jalan dan mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat.

"Pastinya jika dibenahi persoalan genangan di kawasan tersebut dapat diminimalkan dan lingkungan menjadi lebih aman, nyaman, serta terbebas dari ancaman banjir saat hujan deras," pungkasnya.

(Dyk/Tribun-Medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.