Jaga Listrik DCF 2026 Tetap Andal, Yantek PLN Siaga di Venue hingga Jaringan Utama
TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Pengamanan kelistrikan menjadi salah satu perhatian PLN selama Dieng Culture Festival (DCF) 2026 yang akan berlangsung pada 28-30 Agustus.
PLN ULP Wonosobo menyiagakan personel Pelayanan Teknik (Yantek) di sejumlah venue, lokasi penginapan, hingga titik jaringan utama untuk menjaga pasokan listrik tetap andal.
Koordinator Yantek Wonosobo, Mugi Santoso, mengatakan pembagian personel telah dilakukan untuk memastikan setiap titik memiliki petugas yang dapat segera merespons apabila muncul kendala.
"Untuk pelaksanaan di lapangan kami sebetulnya sudah dibagi ada yang teman-teman Yantek ada yang stand by di vanue baik homestay ataupun di lapangan," kata Mugi, Jumat (28/8/2026).
Baca juga: Sukseskan DCF 2026, PLN UP3 Purwokerto Siagakan 61 Personel dan Pengamanan Listrik Berlapis di Dieng
Personel dari Wonosobo juga mendapat tugas melakukan pengamanan terhadap jaringan, termasuk trafo dan jaringan utama.
Beberapa petugas ditempatkan di trafo yang berada di atas pertigaan Tani Jiwo dan trafo menuju Candi Arjuna.
Pola tersebut membuat pengamanan tidak hanya terpusat di venue, tetapi juga dilakukan dari sisi jaringan yang memasok kebutuhan listrik ke kawasan kegiatan.
PLN juga tidak hanya mengandalkan pasokan dari jaringan utama. Setiap venue telah mendapatkan dukungan sumber listrik cadangan berupa UPS dan genset.
Dengan sistem tersebut, apabila terjadi gangguan pada pasokan utama, listrik di venue masih mendapatkan dukungan dari sumber cadangan yang telah disiapkan.
"Kalau ada kendala, sebetulnya masing-masing vanue sudah kami backup dengan genset atau UPS," ujar Mugi.
Untuk menjaga kesiapsiagaan sepanjang kegiatan, personel Yantek juga menerapkan pembagian tugas dan shift.
Petugas yang tidak sedang berada di lapangan dapat bersiaga di homestay. Saat waktu pergantian shift tiba, dilakukan koordinasi antara personel yang bertugas di lapangan dengan petugas yang akan menggantikan.
"Untuk keamanan masing-masing personel kami sudah di lengkapi APD sama juga ada tempat untuk istirahat," tambahnya.
Sementara dari sisi jaringan, PLN ULP Wonosobo telah melakukan pemeliharaan preventif terhadap jaringan yang menuju kawasan Dieng.
Manager ULP Wonosobo, Eko Budi Santoso, mengatakan pemeliharaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan untuk menjaga kontinuitas pasokan.
"Antisipasinya kita sudah melakukan pemeliharaan preventif terkait dengan jaringan yang mau menuju ke sini," kata Eko.
Pasokan menuju kawasan Dieng juga memiliki sistem backup. Penyulang Dieng 3 mendapatkan backup dari penyulang Dieng 1. Dengan demikian, terdapat dua sumber pasokan yang dapat mendukung kebutuhan kelistrikan di kawasan DCF.
"Di samping itu kita juga menyediakan dua lagi backup. Yang pertama dari UPS tadi kemudian dengan genset jadi ada berlapis-lapis kita suport untuk menyukseskan DCF," kata Eko.
Selain itu, kondisi pasokan listrik untuk masyarakat di sekitar kawasan juga menjadi perhatian PLN.
"Listrik di masyarakat Dieng tidak terpengaruh sama sekali malah lebih andal lagi," katanya.
Menurut Eko, sebagian wilayah mendapatkan pasokan dari feeder yang berbeda sehingga pengamanan kelistrikan tidak hanya berfokus pada lokasi DCF.
Ia memastikan langkah preventif juga dilakukan terhadap jaringan dan material.
"Insyaallah semua yang di sini sudah dipreventif baik itu ROW kita persiapkan material dalam keadaan cukup sehingga keandalan di wilayah ini bismillah andal sampai selesai," ujar Eko.
Di tengah kesibukan menjaga keandalan listrik, keselamatan petugas dan masyarakat tetap menjadi prioritas.
Sebelumnya, Manager PLN UP3 Purwokerto, Vicky Reandry Faradian juga menekankan agar personel selalu siaga, responsif, serta memantau perkembangan beban kelistrikan selama event berlangsung.
Petugas juga diminta mengutamakan keselamatan personel dan masyarakat umum terkait kelistrikan.
Kondisi geografis Dieng yang berada di dataran tinggi menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan tugas.
Mobilisasi personel dan peralatan harus dilakukan dengan memperhatikan kondisi medan dan cuaca.
Untuk memperkuat pengamanan, PLN UP3 Purwokerto menyiagakan total 61 personel, yang terdiri dari pegawai PLN, Pengawas Yantek, Pelaksana Yantek, dan personel UP2D.
Dukungan peralatan meliputi 11 UPS, lima genset 10 kVA, satu genset 3,5 kVA, satu genset 2,2 kVA, serta dua SPLU.
Dengan pengamanan berlapis tersebut, PLN berupaya menjaga agar kebutuhan listrik selama DCF 2026 tetap tersedia.
Bagi PLN, keandalan listrik bukan hanya soal memastikan acara dapat berlangsung, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan terhadap aktivitas masyarakat dan pariwisata di kawasan Dieng.
"Jadi untuk antisipasi itu kita preventif kita galakan semoga tidak ada kata padam, semoga ke depan lebih bagus lagi untuk nyala terus dan tetep nyala untuk mensupport pariwisata di Dieng ini," pungkas Eko. (ima)