Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM,TAMBOLAKA - Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T mengatakan pemerintah pusat telah memutuskan Sumba Barat Daya mendapat jatah pembangunan sekolah rakyat pada Bulan Oktober 2026 mendatang.
Besaran alokasi anggaran pembangunan sekolah rakyat tersebut sebesar Rp 245 miliar.
Program pembangunan sekolah rakyat merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo untuk meningkatkan kualitas pendidikan indonesia termasuk Sumba Barat Daya.
Karena itu sebagai pimpinan daerah ini berkeinginan kuat agar pembangunan sekolah rakyat itu segera terwujud di Sumba Barat Daya.
Baca juga: 16 Pegawai PPPK Paruh Waktu di Sumba Barat Daya Mengundurkan Diri
"Saya merasa senang, perjuangan selama ini memberikan hasil yang baik dimana salah satu program unggulan Presiden Prabowo yakni program pembangunan sekolah rakyat segera terwujud di Sumba Barat Daya. Sesuai informasi yang diterima, pembangunan gedung sekolah rakyat mulai berlangsung pada Bulan Oktober 2026 mendatang," ujar Ratu wulla, Jumat (28/8/2026).
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan secara teknis tim dari pemerintah pusat didampingi pemerintah Sumba Barat Daya telah meninjau lokasi pembangunan gedung sekolah rakyat di Kecamatan Loura Sumba Barat Daya.
Lahan yang dipersiapkan untuk pembangunan sekolah rakyat seluas 10 hektar are. Dan pengerjaan fisik pembangunan gedung sekolah rakyat direncanakan mulai berlangsung pada Bulan Oktober 2026.
Sekolah ini dirancang menggunakan konsep sekolah berasrama yang inklusif bertujuan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di pelosok serta memutus rantai kemiskinan antar generasi.
Karena itu, Bupati Ratu Wulla mengajak seluruh masyarakat Sumba Barat mendukung kelancaran pembangunan daerah ini agar lebih maju ke depan. (pet)