Sebelum Viral, Kelakuan Aneh Melva Ojol Saat Aksi Ternyata Dipantau AMPB, Rekan Botok Sampai Heran
khairunnisa August 29, 2026 12:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ternyata Melva Maria Rosa Pardede, driver ojol yang viral mengecam Botok Cs sudah dipantau oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu ( AMPB) selama masa demonstrasi pada 27 Agustus 2026.

Sebelum viral karena mengamuk pada Botok Cs, Melva sempat berperilaku aneh di posko AMPB depan Gedung DPR RI sebelum demo.

Hal itu diungkap rekan Botok yakni Teguh.

Karenanya saat Melva viral lantaran marah-marah ke warga Pati, Teguh tidak heran lagi.

Seperti diketahui, viral di media sosial curhatan Melva yang kecewa dengan Botok Cs yang langsung pulang setelah demonstrasi.

Melva lantas menuding Botok dibayar sehingga tak bersuara lantang lagi setelah keluar dari Gedung DPR RI.

"Saudaraku Pati, kami warga Jakarta merasa dibera*** sama kalian. Kalian main pulang saja sesudah dari dalam. Kalian sudah cair, kalian pulang, bagaimana nasib rekan-rekan saya yang sudah membekingi Anda pada saat Anda diciduk oleh aparat," kata Melva sembari berteriak.

Tak terima Botok dan massa Pati langsung kembali ke kampung halaman setelah demo di Kamis siang, Melva marah besar.

Melva lantas mengancam tidak akan lagi menerima Botok dan warga Pati jika ke Jakarta pada bulan Desember.

"Kalian kalau mau buang sampah jangan di Jakarta, silahkan ke Pati. Kalau kalian datang lagi 15 Desember, disahkan RUU itu, jangan pernah nginjek lagi Jakarta," ujar Melva.

"Kalian sudah mengecewakan kami. Kami tidak ikhlas logistik kami saling estafet, hasilnya kalian tidak ada rasa terima kasih," sambungnya.

Baca juga: Profesi Melva Pardede Ojol Wanita yang Semport Botok Cs di Demo 27 Agustus, Terbukti di Akun Medsos

Tanggapan AMPB

Terkait dengan kemarahan Melva sang ojol, Teguh sebagai perwakilan AMPB akhirnya buka suara.

Teguh mengaku tak masalah jika dimaki-maki oleh Melva karena memutuskan untuk kembali ke Pati setelah demonstrasi.

Namun Teguh tak terima jika Melva melarang warga Pati khususnya AMPB untuk ke Jakarta.

"(Kalau) kecewa, kami sadar diri, kami akui, enggak apa-apa. Tapi kalau ada kalimat 'jangan lagi ke Jakarta' itu kalimat yang tidak bijak. Semua orang boleh datang ke Jakarta," ungkap Teguh dilansir TribunnewsBogor.com dari tayangan Instagram @komunitasanakaslipati, Sabtu (29/8/2026).

Lebih lanjut, Teguh pun mengaku kenal dengan sosok Melva.

Sebab selama beberapa hari sebelum demonstrasi, Melva wara-wiri di posko.

Teguh mengenali sosok Melva karena perilakunya yang tak wajar.

Diungkap Teguh, selama ada di posko, Melva sering bersikap berlebihan dan mengatur-atur bantuan logistik dari warga.

"Kalau saya amati dari kemarin, itu memang saya amati karena (Melva) selalu mendekati posko dan selalu ngatur-ngatur. Tapi supaya tidak terjadi perselisihan, saya diam saja. Karena saya pendatang di sana, mungkin dia sebagai orang tua, dia terlalu ngatur, tapi saya diam saja," imbuh Teguh.

DEMO DI JAKARTA: Jejak digital hingga akun media sosial driver ojol yang ngamuk ke Botok Pati usai demo pada Kamis (27/8/2026) tengah jadi sorotan. Ia terciduk pernah memaki Gubernur DKI Jakarta.
DEMO DI JAKARTA: Jejak digital hingga akun media sosial driver ojol yang ngamuk ke Botok Pati usai demo pada Kamis (27/8/2026) tengah jadi sorotan. Ia terciduk pernah memaki Gubernur DKI Jakarta. (kolase Instagram)

Tak cuma sekali, Teguh bahkan beberapa kali berbeda pendapat dengan Melva terkait donasi.

Namun alih-alih mengalah, Melva yang bukan anggota AMPB justru makin menjadi-jadi.

"(Melva) Sudah (saya pantau). Misalnya untuk bantuan jeruk, (kata Teguh) ini dari rakyat untuk rakyat silahkan ambil, ini ditaruh di luar posko. Kemudian dia (Melva) memaksa (jeruknya) dimasukan. Saya keluarkan (lagi jeruknya)," pungkas Teguh.

Kendati demikian, Teguh mengaku tak mau ribut dengan Melva kala itu.

"Soalnya jeruknya banyak dan keranjang gede, bikin sesak, jadi kami keluarkan (supaya warga) ambil seadanya pakai tas kresek. Kemudian lain waktu dia (Melva) masukan lagi (jeruknya ke dalam posko). Padahal itu kan donasi itu bukan untuk AMPB bukan untuk Pati tapi untuk semua rakyat, dari rakyat untuk rakyat," ujar Teguh. 

Baca juga: Jejak Digital Driver Ojol yang Ngamuk Tuduh Botok Pati Dibayar Saat Demo, Ternyata Fans Dedi Mulyadi

Teguh pun sempat heran dengan perangai Melva tersebut.

Terlebih Melva bisa emosi cuma gara-gara hal sepele.

"Tapi kalau ada warga yang mengambil, dia (Melva) larang keras. Padahal saya bilang 'ini silahkan ambil semua jangan takut, ini bukan untuk AMPB dan Pati'. Tapi dia (Melva) marah-marah (bilang) 'jangan ambil, tidak berhak', dia selalu ngatur," akui Teguh.

Meskipun sempat bingung dan gusar dengan sikap Melva, Teguh memilih tetap diam.

Teguh mengaku ingin menjaga nama baik warga Pati.

"Enggak tahu (namanya), cuma saya diam saja, saya nyuruh yang lain kalau butuh silahkan ambil. Saya menjaga agar tidak benturan antar warga. Karena jangan-jangan nanti marah bikin rusuh. Memang butuh kesabaran ekstra," imbuh Teguh.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.