Pakai Marketing Berbeda di Baby Udon, Denny Sumargo Tegaskan Tak Sindir Reza Arap: Jangan Provokasi
Yurika NendriNovianingsih August 29, 2026 04:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Polemik soal cara promosi film ikut mewarnai langkah perdana Denny Sumargo sebagai produser.

Setelah menyampaikan pilihan strategi marketing untuk Baby Udon, pernyataannya justru dikaitkan dengan film lain yang tengah menggunakan pendekatan promosi berbeda.

Denny Sumargo resmi menandai debut perdananya sebagai produser lewat film Baby Udon yang dijadwalkan tayang pada 3 September 2026.

Dalam memasarkan film tersebut, pria yang akrab disapa Densu ini mengaku memilih pendekatan yang berbeda.

Lewat unggahan di Instagram, Denny menyampaikan bahwa dirinya tidak ingin menggunakan strategi marketing dengan cara “bakar duit” maupun program buy one get one.

Ia lebih percaya pada kekuatan promosi dari mulut ke mulut dan cerita yang dibuat dengan hati.

Pilihan tersebut kemudian menuai pro dan kontra dari netizen.

Sebagian warganet mengaitkan pernyataan Denny dengan Reza Arap yang diketahui tengah memasarkan film Harusnya Horror dengan strategi buy one get one.

Sejumlah netizen bahkan secara langsung menyebut nama Reza Arap di kolom komentar unggahan Denny.

“tuh baca rap @ybrap,” kata seorang netizen.

Komentar lain bahkan menilai pernyataan Denny sebagai sindiran terhadap cara marketing Reza Arap.

Baca juga: Kini Punya PH Sendiri, Denny Sumargo Bakal Filmkan Konten Podcastnya Seperti Film Baby Udon?

“ga kayak ybrap ya maksudnya, keren om densu,” kata netizen lainnya.

Denny kemudian merespons komentar tersebut.

Ayah satu anak ii menegaskan bahwa unggahannya bukan ditujukan untuk menyindir atau merendahkan Reza Arap.

Denny juga mengingatkan bahwa sebelumnya ia justru turut membantu mempromosikan film tersebut.

“kaga usah provokasi, gw kemarin aja post bantu promosiin di story gw,” kata Denny, dikutip Tribunnews, Sabtu (29/8/2026).

Untuk meluruskan anggapan yang berkembang, Denny kembali menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak sedang menyindir Reza Arap.

“ngawur ah, ga nyindir arab gw,” dalih Denny.

Meski sudah memberikan respons di kolom komentar, Denny tampaknya merasa perlu memberikan penjelasan lebih jauh agar publik tidak terus membuat asumsi.

Ia kemudian menyampaikan klarifikasi melalui unggahannya di Threads.

Denny menjelaskan bahwa alasan utama dirinya membuat pernyataan mengenai strategi marketing tersebut adalah karena ia memang lebih menyukai promosi dari mulut ke mulut.

“Gw buat postingan ini karena gw lebih suka marketing mulut ke mulut,” ujar Denny Sumargo.

Pria berusia 44 tahun ini juga menegaskan bahwa pernyataannya tidak dibuat untuk menyentil, apalagi merendahkan pihak tertentu.

Menurutnya, perbedaan strategi promosi seharusnya tidak perlu dianggap sebagai persoalan personal.

“Gw tidak sedang menyinggung atau merendahkan siapapun ya,” tegasnya.

Denny kemudian meminta publik tidak menggiring pernyataannya ke arah yang berbeda dari maksud sebenarnya.

Ia mempertanyakan alasan seseorang merasa direndahkan hanya karena ada pembahasan mengenai metode marketing yang berbeda.

“Nggak usah menggiring2 dan kenapa harus merasa direndahkan?,” lanjut Denny.

Ia pun mengakui bahwa setiap orang memiliki kebebasan menentukan strategi pemasaran yang dianggap paling sesuai untuk filmnya masing-masing.

“Sah-sah saja mau marketing apa aja boleh,” katanya.

Sementara itu, Denny mengungkapkan alasan dirinya memilih tidak menggunakan strategi “bakar duit”.

Menurutnya, keputusan tersebut lebih berkaitan dengan kondisi anggaran yang dimilikinya ketimbang keinginan untuk menilai strategi marketing orang lain.

“Gw gabisa ikutan kalau bakar duit, karena duitku terbatas,” pungkasnya.

Denny Sumargo Bongkar Alasan Enggan Pakai Marketing 'Bakar Duit'

Sebagai proyek pertamanya di balik layar sebagai produser, ia mengaku tak ingin mengerjakannya setengah-setengah.

Densu mengatakan dirinya mengerahkan seluruh kemampuan yang dimiliki untuk memastikan Baby Udon dapat menyampaikan cerita yang berkesan kepada penonton.

Baginya, sebuah film tidak hanya bergantung pada bagaimana karya tersebut dipromosikan, tetapi juga pada bagaimana cerita yang dibuat dengan sungguh-sungguh dapat menyentuh penontonnya.

Hal itu turut diterapkan Denny dalam strategi pemasaran Baby Udon.

Melalui unggahan di Instagram, ayah satu anak ini mengungkapkan bahwa dirinya tidak ingin menggunakan cara pemasaran yang menurutnya sekadar mengandalkan uang untuk menarik perhatian penonton.

"Maaf, gw ga ikutan marketing bakar duit atau bom-boman, karena gw percaya cuman satu hal," ujar Denny Sumargo, dikutip Tribunnews, Sabtu (29/8/2026). 

Menurut Denny, film yang dibuat dengan ketulusan akan memiliki peluang lebih besar untuk sampai kepada penonton melalui pengalaman mereka sendiri.

Pria berusia 44 tahun ini pun menilai promosi dari mulut ke mulut bisa menjadi salah satu cara yang kuat karena didasarkan pada kejujuran.

Baca juga: Kini Punya PH Sendiri, Denny Sumargo Bakal Filmkan Konten Podcastnya Seperti Film Baby Udon?

"Kalau lu bikin film dari hati, pasti akan sampai ke hati, mouth to mouth marketing jauh lebih powerful, karena kejujuran adalah segalanya," lanjutnya.

Denny juga menyadari bahwa pilihan tersebut bisa saja dianggap keliru oleh sebagian orang.

Namun, ia tetap memilih mengikuti keyakinannya dalam memasarkan film debutnya sebagai produser.

"Mungkin gw salah, tapi Ntah kenapa gw percaya hal ini," katanya.

Ia kemudian menegaskan bahwa setiap film pada dasarnya dibuat dengan hati, sementara perbedaan di antara satu karya dan lainnya terletak pada bagaimana film tersebut dipasarkan kepada calon penonton.

"Gue yakin semua film dibuat pakai hati. Yang beda cuma cara marketingnya," tuturnya.

Denny tidak sepenuhnya menolak strategi promosi yang memberikan keuntungan langsung kepada penonton.

Suami dari Olivia Allan ini mengatakan program seperti buy one get one masih dapat diterima karena menurutnya berbeda dengan strategi yang sengaja menggelontorkan dana besar untuk menciptakan ledakan jumlah penonton.

"Kalau Buy one get one oke, tapi kalau “bakar duit” atau “bom” penonton gw ga ok, karena gw ga punya budget buat itu dan sah sah aja kalau mau marketing begitu," ungkap Denny.

Denny menambahkan bahwa keputusannya bukan semata-mata karena keterbatasan anggaran.

Bahkan jika memiliki dana yang cukup untuk menjalankan strategi tersebut, ia mengaku tetap tidak akan memilih cara itu.

"Tapi walaupun gw punya uang untuk itu juga gw mau, karena gue pengen setiap film punya kesempatan menemukan penontonnya secara organik," katanya.

Bagi Denny, sebuah film membutuhkan waktu untuk dikenal dan menemukan penontonnya.

Karena itu, ia berharap karya yang dibuatnya tidak langsung dinilai hanya berdasarkan jumlah penonton pada hari-hari pertama penayangan.

"Jangan sampai film baru 1–2 hari tayang, belum sempat dikenal," pungkasnya.

Baca juga: Alasan Fanny Kondoh Pilih Denny Sumargo Garap Film Baby Udon, Meski Banyak Tawaran PH Besar

Sinopsis Film Baby Udon

Dikutip dari imdb.com, film Baby Udon ini digarap oleh sutradara Fajar Bustomi.

Baby Udon adalah film drama romantis yang ditulis oleh Oka Aurora.

Film ini diperankan oleh Caitlin Halderman, Denny Sumargo, Vonny Anggraini, dan masih banyak pemain lainnya.

Film Baby Udon berdurasi 115 menit dan diproduksi oleh LYTO Pictures dan Sumargo Films.

Terinspirasi dari kisah nyata yang mengharukan jutaan orang, Baby Udon bercerita tentang Fanny Kondoh.

Menceritakan kisah perempuan muda asal Indonesia, yang jatuh cinta dengan Hajime Kondoh, seorang pria asal Jepang yang datang ke Indonesia untuk urusan pekerjaan.

Setelah menikah, Fanny dan Hajime mulai menjalani kehidupan rumah tangga dengan segala suka dukanya. 

Di tengah perjuangan mereka untuk mewujudkan impian memiliki buah hati, berbagai cobaan datang silih berganti dan menguji kekuatan cinta mereka.

Tak hanya itu, mereka juga diuji dengan penyakit, ketika Hajime divonis kanker.

Lalu bagaimana kelanjutannya? Saksikan cerita selengkapnya dalam film Baby Udon yang mulai tayang di bioskop pada 3 September 2026.

Baca juga: Perankan Hesty di Film Bisikan Desa Gringsing, Aghniny Haque Spill Alur Cerita yang Bikin Penasaran

Daftar Pemain Film Baby Udon

  • Caitlin Halderman
  • Denny Sumargo
  • Vonny Anggraini
  • Naufal Samudra
  • Ayya Renita
  • Alexandra Vallerie
  • Putri Ayudya
  • Alfie Alfandy
  • Royhan Hidayat
  • Hiroaki Kato
  • Nobuyuki Suzuki
  • Miyu Okazaki
  • Reynold La.

(Tribunnews.com, Rinanda) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.