TRIBUNNEWS.COM - Tecno kembali memperluas lini smartphone Spark dengan meluncurkan Spark Go 3 Pro, ponsel kelas terjangkau yang mengutamakan daya tahan.
Berbeda dari kebanyakan ponsel murah yang biasanya lebih mengandalkan spesifikasi dasar, perangkat ini menawarkan sertifikasi IP68 dan IP69 untuk perlindungan terhadap debu dan air.
Kehadiran Spark Go 3 Pro menarik perhatian karena konsepnya menggabungkan harga terjangkau, bodi relatif tipis, serta ketahanan yang tinggi.
Sebagai gambaran, Tecno sebelumnya juga menunjukkan perhatian pada desain tipis melalui konsep Spark Slim yang memiliki ketebalan hanya 5,75 mm.
Tecno Spark Go 3 Pro dibekali layar berukuran 6,78 inci dengan refresh rate 120Hz.
Refresh rate tinggi tersebut membuat pergerakan animasi, scrolling, dan navigasi terasa lebih mulus dibandingkan layar 60Hz yang masih umum ditemukan pada ponsel murah.
Di sektor performa, perangkat ini menggunakan MediaTek Helio G81, chipset octa-core dengan GPU Mali-G52 MC2.
Konfigurasinya dipadukan dengan RAM 4GB dan penyimpanan internal hingga 128GB.
Baca juga: Android Tanpa Bezel Ini Curi Perhatian, HP Baru TECNO Bawa Layar Imersif
Spesifikasinya memang tidak ditujukan untuk kelas performa tinggi.
Namun, kombinasi tersebut cukup diarahkan untuk kebutuhan sehari-hari seperti media sosial, streaming, komunikasi, dan aplikasi ringan.
Untuk fotografi, Spark Go 3 Pro memiliki satu kamera utama 13MP dengan aperture f/1.8 dan autofocus.
Di bagian depan terdapat kamera selfie 8MP dengan aperture f/2.0.
Salah satu keunggulan lainnya berada pada sektor daya.
Tecno memasang baterai 5.200 mAh yang didukung pengisian daya 15W.
Pengisi daya juga disertakan dalam paket penjualan.
Dengan kapasitas tersebut, Spark Go 3 Pro lebih diarahkan untuk pengguna yang membutuhkan daya tahan baterai panjang dan tidak ingin terlalu sering mencari colokan.
Namun, fitur yang paling membedakan Spark Go 3 Pro dari banyak ponsel murah lainnya adalah ketahanannya.
Tecno membekali perangkat ini dengan sertifikasi IP68 dan IP69, sehingga perlindungan terhadap debu dan air menjadi salah satu nilai jual utamanya.
Tecno juga menggunakan kombinasi perlindungan tersebut pada sejumlah model Spark terbarunya.
Tecno memosisikan ponsel ini untuk pengguna yang bekerja atau beraktivitas di lingkungan yang lebih menantang.
Perusahaan menilai smartphone bagi sebagian orang bukan sekadar perangkat hiburan, melainkan alat penting untuk menunjang pekerjaan sehari-hari.
“Bagi jutaan orang, ponsel pintar bukanlah barang mewah — melainkan alat penting untuk mata pencaharian mereka,” kata Tecno dalam pernyataannya.
Perusahaan juga menambahkan bahwa Spark Go 3 Pro dirancang agar pengguna tidak perlu terlalu khawatir ketika membawa ponsel saat bekerja, menghadapi hujan, maupun melakukan perjalanan sehari-hari.
Menariknya, perangkat dengan fokus pada ketahanan tersebut tetap memiliki bodi sekitar 8 mm.
Artinya, Tecno tidak membuat Spark Go 3 Pro dalam bentuk smartphone rugged yang biasanya berukuran besar dan berat.
Konsep ini cukup menarik karena pengguna mendapatkan perangkat yang relatif ramping, tetapi memiliki perlindungan terhadap air dan debu yang jauh lebih serius dibandingkan banyak smartphone murah pada umumnya.
Tecno terlebih dahulu meluncurkan Spark Go 3 Pro di India, sementara ketersediaan di pasar internasional akan menyusul.
Harga awalnya disebut sekitar US$169,99 (sekitar Rp3,02 juta) untuk varian 64GB, sedangkan model 128GB dibanderol sekitar US$10 (sekitar Rp178 ribu) lebih mahal.
Dengan harga tersebut, Spark Go 3 Pro tidak mencoba menjadi ponsel dengan spesifikasi paling tinggi di kelasnya.
Daya tarik utamanya justru terletak pada kombinasi layar 120Hz, baterai 5.200 mAh, bodi relatif tipis, serta sertifikasi IP68/IP69.
Bagi pengguna yang membutuhkan smartphone murah tetapi cukup tangguh untuk menemani aktivitas di luar ruangan atau lingkungan kerja yang menuntut, pendekatan Tecno pada Spark Go 3 Pro ini terasa cukup masuk akal.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)