Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Cuaca ekstrem hujan deras disertai angin kencang dan petir menyebabkan puluhan rumah di Aceh Tamiang rusak.
Warga diimbau waspada karena fenomena alam ini diprediksi masih berlanjut beberapa hari ke depan.
Guyuran hujan deras ini berlangsung selama dua jam pada Jumat (28/8/2026) malam sekira pukul 20.00 WIB.
Ada dua kecamatan yang mengalami kerusakan parah, yakni Karangbaru dan Kota Kualasimpang.
Tercatat, sebanyak 27 rumah rusak akibat amukan angin kencang tersebut.
Dampak kerusakan tersebar di Kecamatan Karangbaru sebanyak 17 keluarga dan Kecamatan Kota Kualasimpang sebanyak 10 keluarga.
Selain merusak permukiman penduduk, angin kencang juga menumbangkan sejumlah pohon hingga menutupi badan jalan dan merusak fasilitas warga.
Baca juga: Cuaca Ekstrem Landa Aceh Besar, Atap Dua Toko di Montasik Rusak Diterpa Angin Kencang
Plt Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Tamiang, Iman Suhery menjelaskan, bahwa laporan bencana masuk ke Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) dari masyarakat pada pukul 22.15 WIB.
Petugas langsung diterjunkan ke titik-titik terdampak, khususnya di Kecamatan Karangbaru.
"Lokasi terdampak berada di Kampung Dalam satu pohon tumbang, Kampung Bundar satu pohon tumbang, Komplek Perkantoran Pemkab Aceh Tamiang lima pohon tumbang, serta Kampung Terban di mana atap kanopi rumah warga terlepas dan terbawa angin kencang ke badan jalan," kata Iman Suhery, Sabtu (29/8/2026).
Terkait jumlah rumah rusak, pihaknya masih menunggu hasil pendataan yang sedang dilakukan pihak kecamatan.
BPBD Aceh Tamiang mengingatkan warga agar berhati-hati saat berada di luar ruangan karena cuaca ekstrem ini masih berpotensi terjadi.
Tim gabungan dari BPBD, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), serta Satgas SAR, bergerak cepat membersihkan kayu yang melintang dan menyingkirkan kanopi dari jalan raya.
Jaringan listrik yang sempat padam juga sudah normal.(*)